Pilpres 2019

Kata Sekretaris DPC PDI-P Solo soal Baliho Besar PDI-P di Depan Posko Relawan Prabowo-Sandi

Ada pemandangan unik di depan posko relawan Prabowo-Sandi yang menempati lahan milik Keluarga Cendana di Ndalem Juang Suryohamijayan 02.

Kata Sekretaris DPC PDI-P Solo soal Baliho Besar PDI-P di Depan Posko Relawan Prabowo-Sandi
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Baliho PDI-P cukup besar di depan Ndalem Juang Suryohamijayan 02 untuk basis relawan Prabowo-Sandi yang menempati lahan milik Keluarga Cendana di kompleks Keraton Solo, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Senin (4/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ada pemandangan unik di depan posko relawan Prabowo-Sandi yang menempati lahan milik Keluarga Cendana di Ndalem Juang Suryohamijayan 02.

Ya, pemandangan itu yakni bendera PDI-P yang dibentangkan seperti layaknya baliho berukuran sekitar 10x6 meter.

Bahkan lebih besar dari baliho bergambar Prabowo-Sandi di depan posko yang berada di kompleks Keraton Solo, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon itu.

PDI-P Siap Bantu Golkar Kalahkan Gerindra di Pemilu 2019, Ini Alasannya

Menurut Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Solo, Teguh Prakoso, ternyata bendera atau baliho PDI-P itu sebelumnya dipasang di lahan depan tembok milik Keluarga Cendana.

Namun ternyata lanjut dia, bendera tersebut diminta dipindahkan ke tempat lain karena Ndalem Suryohamijayan akan digunakan sebagai posko relawan Prabowo-Sandi.

"Bendera atau baliho kami sudah ada dulu jauh-jauh hari, eh kata teman-teman di sana disuruh dipindah," ujar dia.

"Kan tidak tahu, ternyata di Suryohamijayan dijadikan posko," katanya menegaskan.

Menilik Tahun Babi Tanah dan Peruntungan Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019

Adapun pemindahan bendera berukuran jumbo itu, akhirnya di tempatkan oleh masyarakat di seberang Ndalem Suryohamijayan.

"Setelah diminta memindahkan, idenya teman-teman dipindah di tempat lain," ujar dia.

"Namanya di kampung kan enggak ada white area," imbuhnya.

Sebelumnya, lahan seluas satu hektare lebih milik Keluarga Cendana (keluarga Presiden Soeharto) untuk basis relawan Prabowo-Sandi diresmikan di kompleks Keraton Solo, Minggu (3/2/2019).

Dari pantauan Tribunsolo.com, tampak hadir sejumlah tokoh diantaranya Mega Bintang, Mudrik M Sangidu, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Solo, NR Kurnia Sari, Ketua Dewan Penasihat BPN Solo, Purwanto dan Wakil Sekretaris BPN Jateng, Umar Hasyim.

Menurut Purwanto yang juga Wakil Bendahara Partai Berkarya itu, Ndalem Suryohamijayan yang ada sejak tahun 1800 pernah digunakan Siti Hartinah atau Tien istri Presiden Soeharto. (*)

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved