Keterangan Sopir Taksi yang Menjadi Korban Perampokan dan Penganiayaan di Solo Baru

Sumarsono (40) menceritakan kronologi kejadian yang ia alami pada Minggu (3/2/2019) malam saat dia jadi korban percobaan pencurian disertai kekerasan.

Keterangan Sopir Taksi yang Menjadi Korban Perampokan dan Penganiayaan di Solo Baru
TribunSolo.com/Agil Tri
Taksi Kosti Solo nopol AD 1022 DA yang dikemudikan Sumarno, korban pencurian dengan kekerasan di Solo Baru, Minggu (3/2/2019) 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sumarsono (40) menceritakan kronologi kejadian yang ia alami pada Minggu (3/2/2019) malam saat dia jadi korban percobaan pencurian disertai kekerasan di Solo Baru, Grogol, Sukoharjo.

Sambil berbaring lemah di kasur disebuah ruangan rawat inap di Rumah Sakit Dr. Oen Solo Baru, dia menceritakan awal mula kejadian saat dia mendapat orderan dari dua orang pelaku.

"Saya mendapat order dari pelaku yang saya jemput di timur hotel Brother inn, untuk diantar di lokasi kejadian," katanya.

Sopir Taksi Kosti Solo di Solo Baru Jadi Korban Pencurian Disertai Kekerasan oleh Penumpangnya

Sumarsono tidak menaruh kecurigaan kepada dua pelaku yang terdiri dari seorang wanita remaja dan seorang lelaki berumur sekitar 30 tahun.

Sesampainya di TKP, di Sektor 3 Blok JC, Jl. Paris 2, Madegondo, Grogol (barat hotel fave) penumpang pria yang duduk di kursi belakang tiba-tiba menjerat leher Sumarsono dengan menggunakan sebuah kabel.

"Dari belakang tiba-tiba saya dicekik pake kabel dari belakang," katanya.

Pelaku perempuan yang duduk di sebelah sopir lalu menyayat Sumarsono dengan menggunakan cutter.

"Yang perempuan ini malah yang membabi buta," katanya.

Suharsono yang tidak ingin mati ditangan pelaku mencoba meminta pertolongan dengan terus membunyikan klakson mobilnya, dan berusaha menghubungi operator melalu radio operator kosti.

Kasatreskrim Polresta Solo Sebut Kasus Pencurian HP di Sejumlah Kios Plaza Singosaren Sudah P21

"Saya juga sempat melawan, saya menendang bagian depan saya, supaya lepas dari jeratan."

"Dan saya sempat menendang pelaku perempuan sebelum akhirnya saya bisa keluar dari dalam mobil," katanya.

Mendapat laporan melalui radio operator tersebut, teman-teman Sumarsono mendatangi TKP, yang seketika pelaku melarikan diri tanpa mengambil satu barangpun.

Akibat sayatan tersebut, Sumarsono mengalami luka di bagian tangan kanan dan kiri, luka pada bagian wajah, dan leher.

Saat ini kasusnya masih dalam penanganan Polsek Grogol. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved