Pemkab Sukoharjo Menjamin Pengoptimalan TJSLP dengan Perda

“Manfaat TJSLP itu baik bagi perusahaan, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya,” kata

Pemkab Sukoharjo Menjamin Pengoptimalan TJSLP dengan Perda
TribunSolo.com/Agil Tri
Wardoyo Wijaya saat memberi penghargaan TJSLP 2018 di Hotel Best Western Solo Baru, Rabu (6/2/2019) 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Sebagai salah satu kabupaten yang potensial, Kabupaten Sukoharjo memiliki banyak mitra dari perusahaan swasta, yang berpotensi berkontribusi dalam pembangunan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) merupakan komitmen perusahaan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan hal ini untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat.

“Manfaat TJSLP itu baik bagi perusahaan, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya,” katanya saat sambutan TJSLP Award 2018 di Horel Best Western Solo Baru, Rabu (6/2/2019).

Pemkab Sukoharjo Beri Penghargaan Bagi Perusahaan yang Laksanakan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan

Untuk mengatur TJSLP, Pemkab Sukoharjo membuat regulasi untuk memberikan kepastian Hukum dalam Penyelenggaraan TJSLP, seperti dengan menerbitkan Peraturan Daerah Kabupaten Sukoharjo No. 15 Tahun 2016 tentang TJSLP.

Dan Peraturan Bupati Sukoharjo No. 90 Tahun 2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan TJSLP.

Undang-undang tersebut merupakan salah satu strategi Pemerintah dalam mengoptimalkan sinergi partisipasi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat. 

“Pengelolaan program TJSLP terlihat lebih dinamis di Kabupaten Sukoharjo setelah terbitnya dua regulasi tersebut,” katanya.

Hal tersebut dapat dilihat dari hasil kunjungan forum TJSLP ke-50 perusahaan dan berdasarkan laporan dari perusahaan sampai dengan tanggal 31 Desember 2018.

“Dana program TJSLP untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Sukoharjo sebesar Rp 9.993.560.459,00 yang meliputi bidang sosial, kesehatan, pendidikan, fisik dan disabilitas,” katanya.

Pemkab Sukoharjo Kebut Pembangunan Rumah tak Layak Huni Demi Optimalkan Program TJSLP

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelbangda) Kabupaten Sukoharjo, Joko Indriyanto mengatakan TJSLP masih bisa dikembang lagi.

“Masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan dan masih bisa dikembangkan untuk mengoptimalkan pengelolaan TJSLP,” katanya.

Pengembangan tersebut baik dalam jumlah pelaku usaha yang terlibat maupun jumlah jenis pembangunan yang bisa didorong. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved