Cegah Perampokan, Kapolres Sukoharjo Sosialisasikan Aplikasi Polri: Datang dalam Satu Kali Pencet

Kasus pencobaan perampokan disertai kekerasan sopir taksi di Solo Baru menyita perhatian Polres Sukoharjo.

Cegah Perampokan, Kapolres Sukoharjo Sosialisasikan Aplikasi Polri: Datang dalam Satu Kali Pencet
TribunSolo.com/Agil Tri
Taksi Kosti Solo nopol AD 1022 DA yang dikemudikan Sumarno, korban pencurian dengan kekerasan di Solo Baru, Minggu (3/2/2019) 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Kasus pencobaan perampokan disertai kekerasan sopir taksi di Solo Baru menyita perhatian Polres Sukoharjo.

Kajadian tersebut memang baru pertama terjadi di kota Makmur ini, namun pihak kepolisian tidak ingin kejadian ini terulang.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi mengingatkan kembali tentang aplikasi Polri yang memiliki fitur Panic Buttom.

“Dalam aplikasi Polri ada Panic buttom yang bisa menghubungkan masyarakat dengan polisi dalam keadaan emergensi,” katanya kepada TribunSolo.com, kamis (7/2/2019).

Pihak Gojek Bantu Polisi Lacak Akun Pelaku Begal terhadap Sopir Taksi di Solo Baru

Iwan akan meninjau kembali untuk mensosialisasikan aplikasi tersebut supaya masyarakat paham.

“Kita akan memsyarakatkan kembali progam ini agar masyarakat paham, apabila dalam kondisi emergensi bisa memanggil polisi dalam satu kali pencet dalam aplikasi di smart phone,” katanya.

Meski tergolong gagal, karena kedua pelaku perampokan gagal membawa barang rampokan, Iwan sangat serius dalam mencegah hal ini terulang kembali.

Sebelumnya saat dia menjenguk korban, dia mengatakan ingin taksi dilengkapi dengan dinding atau kaca antibegal.

Sopir Taksi yang Jadi Korban Perampokan di Solo Baru Sebut Ciri-ciri Pelaku Wanita dari Logatnya

“Kita mengimbau memasang kaca antibegal, tapi saat saya sampaikan itu mereka bilang mahal, tapi tidak apa-apa, kita sifatnya menghimbau,” katanya.

Iwan menambahkan, kaca antibegal itu jenisnya banyak yang bisa dipilih sesuai ongkos sopir.

“Dari kaca bisa, dari kawat yang besar bisa, yang jelas nanti seperti mobil patroli kami kan ada sekatnya, terserah mana yang mau mereka pilih,” katanya. (*) 

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved