Henry Indraguna Kunjungi Kakek yang Hidup Sebatang Kara di Tawangsari, Sukoharjo

Caleg DPR RI Partai Perindo, Henry Indraguna mengunjungi Wiyanto, kakek yang hidup sendiri dirumahnya di dusun Gendengan, Tawangsari, Sukoharjo.

Henry Indraguna Kunjungi Kakek yang Hidup Sebatang Kara di Tawangsari, Sukoharjo
TribunSolo.com/Agil Tri
Henry Indraguna saat mengunjungi Wiyanto di dusun Gendengan Rt: 01 / Rw: 04, Pojok, Tawangsari, Jumat (8/2/2019). 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Caleg DPR RI Partai Perindo, Henry Indraguna mengunjungi Wiyanto, seorang kakek yang hidup sendiri dirumahnya di dusun Gendengan Rt: 01 / Rw: 04, Pojok, Tawangsari, Sukoharjo.

Kunjungan Henry disana untuk memastikan kondisi Wiyanto, sekaligus melihat rumahnya yang bisa tergolong Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pada Jumat (8/2/2019).

"Saya mau melihat sendiri kondisi mbah Wiyanto, ternyata menyedihkan sekali kondisi dan keadaannya," katanya.

Henry Indraguna Ingin Bantu Warga Terdampak Limbah PT RUM dari Segi Hukum, Ini Tanggapan MPL

Wiyanto mulai hidup seorang diri setelah sang istri meninggal dunia, dan dia tidak memiliki anak dari perkawinannya.

Selain hidup sendiri dirumahnya, Wiyanto juga harus rela tinggal dirumahnya yang tergolong RTLH.

"Saya lihat rumahnya tidak layak, tempat tidurnya juga, dan kamar mandinya yang tidak standar," katanya.

Henry meminta semua masyarakat, terutama Dapil lima Jawa Tengah untuk membantu Wiyanto.

"Sebagai rasa kemanusian, mohon dibantu dengan sangat supaya hidupnya tidak berada di bawah garis kemiskinan," katanya.

"Harus ada yang datang kesini untuk memperhatikan dan membantunya."

Henry Indraguna Ingin Dampingi Warga Sukoharjo Terdampak Limbah PT Rum Secara Hukum

Dia menyarankan, mbah Wiyanto dibawa ke Dinsos, agar negara bisa memperhatikan kehidupannya.

"Dinsos kan punya tim, jadi bisa dibawa atau disarankan ke Dinsos untuk lebih lagi memperhatikan kehidupannya," katanya.

Henry menambahkan dia akan terus mencari orang-orang yang saat ini hidupnya berada di bawah garis kemiskinan.

"Saya akan terus mencari mbah Wiyanto mbah Wiyanto yang lain, jadi nanti lihat saja, Pemkab dulu atau saya dulu," katanya.

Saat ini Wiyanto dirawat oleh saudaranya bernama Triyono, yang mana dia juga merawat ibunya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved