Jumlah Investor Pasar Modal di Kota Solo Terus Tumbuh Positif

Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta membukukan terdapat pertumbuhan kinerja sepanjang 2018 lalu.

Jumlah Investor Pasar Modal di Kota Solo Terus Tumbuh Positif
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Sekolah Pasar Modal di Kantor BEI Surakarta. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta membukukan terdapat pertumbuhan kinerja sepanjang 2018 lalu.

Kepala BEI Surakarta, M Wira Adibrata berujar, hingga akhir 2018, terdapat 27.940 investor di Solo.

"Jumlah itu meningkat lebih dari 7.000 investor dari tahun sebelumnya," katanya kepada wartawan, Jumat (8/2/2019).

Di mana pada 2017 lalu jumlah total investor sebanyak 20.682 investor.

Sedangkan pada 2016 hanya 17.517 investor.

Tingkatkan Literasi dan Inklusi, BEI Solo Edukasikan Pasar Modal Bagi Masyarakat Pedesaan

"Sehingga dapat dikatakan tren pertumbuhan investor terus tumbuh positif," imbuhnya.

Sementara dari 27.940 investor itu, kontribusi anak muda atau kaum milenial sebanyak 40 persen.

Jumlah investor nasional mencapai 830.318 investor.

"Besaran nilai transaksi di pasar modal secara nasional saat ini rata-rata Rp 8 triliun."

"Sedang di Soloraya diketahui hanya Rp 3 trilliun hingga 5 triliun per bulan," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved