Pemkot Resmikan 56 Unit Hunian Sub Komunal Risha Semanggi Solo

Teknologi ini digunakan untuk merekonstruksi rumah rusak dan mengubah wajah kumuh hunian lebih memadai.

Pemkot Resmikan 56 Unit Hunian Sub Komunal Risha Semanggi Solo
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
56 unit hunian sub komunal dengan pengembangan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) di kawasan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Semanggi, Solo, resmi diluncurkan, Jumat (8/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - 56 unit hunian sub komunal dengan pengembangan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) di kawasan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Semanggi, Solo, resmi diluncurkan, Jumat (8/2/2019).

Peresmian dipimpin langsung oleh Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, didampingi oleh Kepala Puslitbang Perumahan dan Permukiman Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Arief Sabaruddin.

"Ini bentuk komitmen pemerintah untuk pemberdayaan dan pengelolaan kawasan hunian dan sehat, cerdas, mandiri," ujar Arief Sabaruddin, saat memberikan sambutan dalam acara peresmian tersebut, Jumat (8/2/2019).

Teknologi ini digunakan untuk merekonstruksi rumah rusak dan mengubah wajah kumuh hunian lebih memadai.

2019, Bank Bukopin Solo Targetkan Kenaikan Kredit Konsumer Sebesar 10 Persen

Sehingga lanjutnya ikut serta menata kawasan kumuh.

"Namun bukan itu saja tujuannya, lebih kepada memberdayakan masyarakat dari aspek sosial dan ekonomi meningkat," imbuhnya.

Juga dengan teknologi sub komunal di mana limbah masyarakat sehari-hari dapat dikelola mandiri, dan hasil limbah dapat berguna bagi lingkungan.

Selain itu apabila limbah di buang ke drainase tidak mencemari lingkungan.

"Konsep hunian Risha ini untuk Solo terdiri dari 2,5 lantai, dan juga selain 56 unit hunian saja namun juga satu unit mushola dan unit usaha masyarakat," katanya.

Hadiri Peresmian Posko Garda Relawan Suka Prabowo, Rachmawati Sukarnoputri Kenakan Topi Bernomor 02

Sementara Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo berujar 56 unit hunian sub kumunal Risha ini diperuntukkan bagi keluarga yang terdampak penataan bantaran Sungai Bengawan Solo.

"Harapannya pemberdayaan lingkungan dan hunian ini dapat terus dijaga, agar efeknya akan terus dirasakan," imbuhnya.

Selain itu Rudy juga mengusulkan untuk dibangun fasilitas tambahan yakni jemuran komunal, sehingga penataan kawasan akan semakin bersih dan rapi.

"Dan juga harapannya rumah singgah teknologi Risha dengan sistem sewa seperti Rusunawa ini, dapat dikembangkan di kawasan permukiman kumuh lainnya di Kota Solo," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved