Tingkatkan Literasi dan Inklusi, BEI Solo Edukasikan Pasar Modal Bagi Masyarakat Pedesaan

Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta terus berupaya untuk meningkatkan literasi serta inklusi pasar modal bagi setiap lapisan masyarakat.

Tingkatkan Literasi dan Inklusi, BEI Solo Edukasikan Pasar Modal Bagi Masyarakat Pedesaan
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Sekolah Pasar Modal di BEI Solo 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta terus berupaya untuk meningkatkan literasi serta inklusi pasar modal bagi setiap lapisan masyarakat.

Kepala BEI Surakarta, M Wira Adibrata berujar, terdapat dua cara, yakni sosialisasi serta sekolah pasar modal (SPM).

"Dua cara tersebut sangat efektif digunakan untuk lebih luas memperkenalkan dinamika pasar modal kepada masyarakat," katanya kepada awak media, Jumat (8/2/2018).

Kepala BEI Solo Prediksi Momentum Pilpres 2019 Berdampak Positif terhadap IHSG

Khususnya bagi masyarakat pinggiran, atau di kawasan pedesaan.

Dengan dua cara tersebut yakni sosialisasi, masyarakat dapat memahami apa itu pasar modal.

"Dan kami sudah beberapa kali melakukan kegiatan tersebut, khususnya bagi masyarakat pedesaan, misalnya di Tawangmangu, Karanganyar," imbuhnya.

Kemudian dimatangkan dengan adanya SPM tersebut, di mana dalam kegiatan ini peserta SPM dapat langsung membuka rekening saham.

BEI Solo Sebut Jumlah Investor Lokal Pasar Modal Masih Kalah dari Investor Asing di Indonesia

Serta diharapkan dapat menjadi investor dan bertransaksi.

Terakhir untuk kegiatan SPM dilaksanakan pada Kamis (7/2/2019), diikuti oleh 25 peserta, dan para peserta tersebut langsung membuka rekening saham.

Dan kegiatan tersebut yakni SPM dilaksanakan dua kali dalam seminggu, yakni Rabu dan Sabtu, di Kantor BEI Solo.(*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved