Pilpres 2019

Khofifah Bicara Potensi Suara WNI untuk Jokowi-Ma'ruf dari Malaysia hingga Hong Kong

Potensi suara warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri dinilai cukup menjanjikan untuk mendulang suara bagi pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Khofifah Bicara Potensi Suara WNI untuk Jokowi-Ma'ruf dari Malaysia hingga Hong Kong
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Khofifah Indar Parawansa melayani permintaan foto saat menghadiri Deklarasi Jaringan Kiai-Santri Nasional (JKSN) Solo Raya untuk capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf di GOR Sritex Arena, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Sabtu (9/2/2019).  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Potensi suara warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri dinilai cukup menjanjikan untuk mendulang suara bagi pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf.

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Pengarah Jaringan Kiai-Santri Nasional (JKSN), Khofifah Indar Parawansa di Deklarasi JKSN Solo Raya untuk Jokowi-Ma'ruf dengan peserta 4.000 orang di GOR Sritex Arena, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Sabtu (9/2/2019).

Khofifah yang Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), membeberkan ada banyak permintaan deklarasi di luar negeri, di antaranya oleh tenaga kerja wanita (TKW) dan juga tenaga kerja Indonesia (TKI).

"Bahkan di luar negeri pimpinan NU diminta datang sebagai tamu deklarasi," ungkap dia.

"Di luar negeri, suara WNI menjanjikan bagi Jokowi-Ma'ruf," jelasnya menegaskan.

Dia menyebut di antaranya Malaysia dan Hongkong yang tercatat banyak WNI tinggal di negera tersebut.

"Malaysia potensial voters-nya ada 600 ribu orang, Hong Kong 300 ribu orang," terang dia. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved