Mbah Wiyanto, Kakek Asal Pojok Tawangsari yang Hidup Sebatang Kara Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Kakorbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol Drs Widiyarso Herry Wibowo, mengunjungi kediaman mbah Wiyanto (85) di rumahnya di Dusun Gendengan RT 01/RW 04

Mbah Wiyanto, Kakek Asal Pojok Tawangsari yang Hidup Sebatang Kara Jalani Pemeriksaan Kesehatan
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Kakorbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol Drs Widiyarso Herry Wibowo bersama Kapolres Sukoharjo saat mengunjungi Mbah Wiyanto (85) dirumahnya di Dusun Gendengan RT 01/RW 04, Pojok, Tawangsari, Sukoharjo, Sabtu (9/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kakorbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol Drs Widiyarso Herry Wibowo, mengunjungi kediaman Mbah Wiyanto (85) di rumahnya di Dusun Gendengan RT 01/RW 04, Pojok, Tawangsari, Sukoharjo, Sabtu (9/2/2019).

Kunjungan Herry ini untuk melihat langsung kondisi Wiyanto, yang hidup sendiri di rumahnya.

Dia yang ditemani Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi juga berbincang santai dengan Wiyanto, menanyakan keseharian dan kondisi kesehatannya.

"Kita punya tim yang bergerak di bagian sosial, dan kita setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu mendatangi masyarakat yang membutuhkan bantuan terutama di bidang kesehatan seperti Mbah Wiyanto ini," katanya.

Wiyanto, Kakek 80 Tahun Asal Desa Pojok Tawangsari Sukoharjo, Hidup Sebatang Kara di Rumah Gedek

Acara rutinnya tersebut selain untuk melihat langsung kondisi masyarakat, dia juga mendata masyarakat yang belum memiliki KIS, yang nanti pihaknya akan membantu untuk membuatkannya.

Dalam kesempatan itu, Wiyanto juga diperiksa kesehatannya oleh tim medis dari Polres Sukoharjo.

"Tensinya cukup tinggi 160/80, karena usianya sudah tua, dia juga merokok, dan makannya mungkin tidak teratur."

"Saya harapkan Mbah Wiyanto mengurangi rokoknya," katanya.

Saat berbincang dengan mbah Wiyanto, Herry juga meminta kepada Kapolres Sukoharjo dan Lurah Desa Pojok yang ikut hadir untuk mendata masyarakat yang belum masuk daftar penerima bantuan.

"Kita sampaikan kepada kapolres dan lurah juga, untuk memperhatikannya."

"Jika belum masuk database penerima bnantuan, sementara dari Polres akan mengkondisikannya, nanti kita juga akan komunikasikan ke Pemda," katanya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved