JNE Jamin Tetap Sediakan Layanan Pengiriman Barang Melalui Kargo Udara

Eri Palgunadi selaku VP of Marketing menegaskan bahwa JNE tidak melakukan penghentian pengiriman melalui kargo udara.

JNE Jamin Tetap Sediakan Layanan Pengiriman Barang Melalui Kargo Udara
Tribun Batam/Yusuf Riadi
Seorang pelanggan mendapatkan layanan JNE Batam 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Periode awal tahun 2019, JNE tetap memberikan pelayanan untuk pengiriman barang melalui kargo udara.

Hal tersebut seiring beredarnya isu pemberitaan tentang perusahaan jasa pengiriman menghentikan sementara kiriman melalui kargo udara.

Eri Palgunadi selaku VP of Marketing menegaskan bahwa JNE tidak melakukan penghentian pengiriman melalui kargo udara.

“Sebagai perusahaan jasa pengiriman ekspres, sampai saat ini JNE tidak pernah menghentikan kiriman melalui kargo udara," katanya melalui rilis yang diterima Tribunsolo.com, Minggu (10/2/2019).

Dilepas PSS Sleman, Cristian Gonzales Sudah Ditampung Klub Lain

Oleh karena itu, isu yang beredar tentang penghentian pengiriman melalui jalur udara oleh JNE adalah tidak benar.

Pihaknya mengatakan dalam menjalankan proses bisnisnya, keberhasilan JNE dalam menghantarkan kiriman seluruh pelanggan tidak lepas dari peran mitra, khususnya maskapai penerbangan.

Oleh karena itu, kerjasama yang saling menguntungkan dengan penyedia jasa kargo udara tersebut harus terus terlaksana dalam rangka terciptanya iklim bisnis yang dapat men-support UKM dalam negeri.

Hal ini sesuai dengan komitmen JNE untuk selalu memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan dalam semangat Connecting Happiness.

Surat Berisi 2 Cawagub DKI Belum Diteken Mohamad Taufik, Penyerahan ke Gubernur Anies Mungkin Molor

JNE juga sangat mengapresiasi tanggapan baik pemerintah yaitu Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI terhadap aspirasi yang disampaikan oleh Asperindo.

Salah satunya dengan penyelenggaraan pertemuan antara pelaku jasa logistik, termasuk ASPERINDO dimana JNE merupakan salah satu dari 200 lebih perusahaan anggotanya.

Tujuannya pertemuan ini untuk memajukan industri logistik dengan menganalisa tiap permasalahan agar solusi terbaik dapat dijalankan, termasuk tentang Surat Muatan Udara. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved