Pemilu 2019

KPU Solo Perkenalkan 50 Relawan Demokrasi Pemilu 2019 saat Car Free Day

Seperti diberitakan sebelumnya, relawan demokrasi tersebut bertugas selama 3 bulan membantu KPU Solo, yakni mulai Februari sampai April.

KPU Solo Perkenalkan 50 Relawan Demokrasi Pemilu 2019 saat Car Free Day
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Relawan Demokrasi saat memberikan pertanyaan tentang pemilu kepada pejalan kaki di CFD, Solo, Minggu (10/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo memperkenalkan relawan demokrasi dalam acara Car Free Day (CFD) hari ini, Minggu, (10/2/2019) pagi.

Sebanyak 50 relawan hadir di kegiatan ini.

Relawan menyanyikan lagu jingle Pemilu dan mengajak masyarakat untuk menjawab beberapa pertanyaan terkait pemilu.

Relawan juga menyediakan meja kursi dan menerima pejalan kaki yang yang ingin mengetahui informasi terkait pemilu salah satunya adalah A5.

"Di kegiatan ini kita memperkenalkan relawan demokrasi Surakarta, menunjukkan bahwa KPU Kota Surakarta sudah membentuk relasi," kata Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, Minggu (10/2/2019) pagi.

Namanya Dicoret dari DCT, Mandala Shoji Akan Laporkan KPU ke Polisi

Seperti diberitakan sebelumnya, relawan demokrasi tersebut bertugas selama 3 bulan membantu KPU Solo, yakni mulai Februari sampai April.

Tugas utama relawan demokrasi adalah mengajak masyarakat agar menggunakan hak pilihnya di TPS pada tanggal 17 April 2019 nanti.

Relawan Demokrasi saat menyanyikan jingle pemilu di CFD, Solo, Minggu (10/2/2019)
Relawan Demokrasi saat menyanyikan jingle pemilu di CFD, Solo, Minggu (10/2/2019) (TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI)

Sebanyak sepuluh segmen pemilih yang nantinya akan disasar relawan demokrasi ini.

Segmen tersebut diantaranya keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, penyandang disabilitas, pemilih berkebutuhan khusus, kaum marginal.

KPU Tetapkan 2 Moderator untuk Debat Kedua Pilpres 2019, Sujiwo Tejo: Moderator atau Timer?

Selain itu juga komunitas keagamaan.

"Teman-teman relawan itu menjadi ujung tombak dari KPU Surakarta dalam melakukan sosialisasi. Hal tersebut karena KPU memiliki target tingkat partisipasi itu 77,5%" tambah Nurul.

Nurul berharap  target tersebut dapat tercapai dan Pemilu 2019 bisa berjalan damai dan lancar. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved