Dampak Tahun Politik, Permintaan Rumah Komersial Menurun

Selain itu juga pihaknya menganggap pasar properti dengan segmen menengah ke atas lebih dipengaruhi kondisi sosial politik dan ekonomi

Dampak Tahun Politik, Permintaan Rumah Komersial Menurun
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Hunian Marison Regency 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Real Estate Indonesia (REI) Soloraya menyebut di periode awal tahun 2019 ini tren permintaan properti untuk segmen menengah ke atas tarjadi penurunan.

Jelasnya untuk rumah komersial atau di atas Rp 300 juta.

Hal tersebut dikatakan oleh Sekertaris REI Soloraya Oma Nuryanto, pihaknya menyebut kondisi tersebut dianggap merupakan dampak dari tahun politik.

"Sehingga banyak investor yang melakukan penundaan atau wait and see," katanya kepada wartawan, Senin (11/2/2019).

Resep Sederhana Mengolah Kue Keranjang jadi Camilan Enak

Selain itu juga pihaknya menganggap pasar properti dengan segmen menengah ke atas lebih dipengaruhi kondisi sosial politik dan ekonomi.

Selain itu karakter rumah komersial kebanyakan bukan rumah pertama, namun rumah untuk bisnis atau investasi.

"Maka dari itu efek kondisi sosial dan politik membuat pasarnya sangat fluktuatif," imbuhnya.

Akibat menurunnya permintaan itu, ia menyebut tak sedikit para pengembang melakukan perubahan strategi bisnis.

Sepasang Remaja Terjaring Razia PP Sukoharjo di Kamar Kos di Bendosari

Biasanya strategi yang dilakukan adalah dengan beralih untuk fokus membangun rumah dengan segmen menengah ke bawah, atau memilih pasar yang dianggap masih relatif gemuk.

"Tujuannya agar pasar perumahan masih stabil," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved