Ketua Umum PA 212 Jadi Tersangka, Tim Reaksi Cepat Solo Raya : Perkara Terlalu Prematur

Slamet ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pelanggaran kampanye dalam Tabligh Akbar PA 212 di Gladag, Solo, beberapa waktu lalu

Ketua Umum PA 212 Jadi Tersangka, Tim Reaksi Cepat Solo Raya : Perkara Terlalu Prematur
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TARC) Solo Raya, Muhammad Taufik, Solo, Senin (11/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua  Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif telah ditetapkan menjadi tersangka sejak Jumat (8/2/2019) oleh Polresta Surakarta.

Slamet ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pelanggaran kampanye dalam Tabligh Akbar PA 212 di Gladag, Solo, beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Tim Reaksi Cepat (TARC) Solo Raya, Muhammad Taufik mengatakan bahwa sejak diperiksa oleh Bawaslu, Slamet Ma'arif tidak bersalah.

"Pada pemeriksaan tidak menemukan kesalahan sehingga perkara ini dinilai prematur, karena dari awal pra pendahuluannya saat diperiksa di Bawaslu itu tidak menemukan kesalahan," katanya kepada Tribunsolo.com Senin (11/2/2019) siang.

Sujiwo Tejo Komentari Ucapan Selamat Ketum PSI Atas Masuknya BTP ke PDIP: Kok Agak Gimana Gitu

"Bahkan saat diperiksa pada hari Kamis kemarin juga sebenarnya tidak ada kesalahan dan kita menilai bahwa ini merupakan made by order," katanya.

Dirinya menilai apa yang terjadi kepada Slamet Ma'arif itu penuh tekanan dan penuh kepentingan.

"Dan juga terjadi cacat formal dan cacat material, karena apa? Undang-undang Pemilu nomor 7 tahun 2017 pasal 270 yang diterapkan itu," katanya.

"Semestinya pemeriksaannya yang menetapkan ini bersalah atau tidak bukan kepolisian tapi bawaslu dulu," katanya.

Ratna Galih Pamit Undur Diri dari Sinetron Cinta yang Hilang, Perannya Digantikan Citra Kirana

Penetapan status tersangka oleh kepolisian tersebut dikeluarkan sejak Jumat, (8/2/2018) usai pemeriksaan pada hari Kamis (7/2/2019).

Nantinya pada Rabu, (13/2/2019) pihak kepolisian akan kembali memanggil Slamet Ma'arif sebagai tersangka.

Penyelidikan sendiri akan diadakan di Polda Jateng. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved