Capaian KUR Bank Mandiri Area Surakarta Sepanjang 2018: Sektor Perdagangan Mendominasi

Penyaluran KUR Bank Mandiri Area Surakarta sepanjang 2018 lalu terealisasi 122 persen, Rp 695 miliar, lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Capaian KUR Bank Mandiri Area Surakarta Sepanjang 2018: Sektor Perdagangan Mendominasi
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Ilustrasi layanan ATM di Bank Mandiri Area Surakarta 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri Area Surakarta sepanjang 2018 lalu terealisasi 122 persen, Rp 695 miliar, lebih tinggi dari tahun sebelumnya yakni 2017 Rp 426 miliar.

Hal tersebut dikatakan oleh Vice President Bank Mandiri Tbk Area Surakarta, Ony Suryono Widodo, saat ditemui awak media di kantornya, Senin (11/2/2019).

Dari capaian Rp 695 miliar yang paling tinggi merupakan kontribusi dari perdagangan dan eceran, kecuali mobil dan sepeda motor.

"Yakni sebesar Rp 461 miliar atau setara dengan 66 persen," katanya.

Sepanjang 2018, Penyerapan KUR Bank Mandiri di Kabupaten Klaten Terbesar se-Solo Raya

Kemudian diikuti sektor pertanian dan perburuan 10 persen atau senilai Rp 70,1 miliar.

Selanjutnya untuk sektor furnitur 5,7 persen atau Rp 39,8 miliar.

Diikuti penyedia akomodasi dan makanan minuman realisasi penyaluran mencapai 4,7 persen atau Rp 32,5 miliar.

Kemudian ada sektor jasa, salah satunya pendidikan sebesar 4,3 persen atau Rp 30 miliar.

"Sementara dari untuk angka kredit macet atau non performing loan (NPL) KUR sepanjang 2018 sebesar 0,3 persen, dan angka tersebut sama dengan angka di tahun 2017," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved