Tilang Elektronik di Kota Solo

Sukseskan e-Tilang, 20 Petugas Disiagakan 24 Jam di Ruangan Khusus Milik Satlantas Polresta Solo

Sebanyak 20 petugas atau anggota Satlantas Polresta Solo disiagakan 24 jam di Traffic Management Centre (TMC).

Sukseskan e-Tilang, 20 Petugas Disiagakan 24 Jam di Ruangan Khusus Milik Satlantas Polresta Solo
TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 20 petugas atau anggota Satlantas Polresta Solo disiagakan 24 jam di Traffic Management Centre (TMC).

Menurut Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, 20 petugas itu ditugaskan untuk menyukseskan penerapan sistem tilang elektronik (e-Tilang) yang dimulai Rabu 13 Februari 2019.

Mereka lanjut Ribut, ditugaskan memantau kamera pengintai atau CCTV yang berada di 66 titik di Kota Solo.

"Petugas dibagi dalam tiga shift sepanjang 24 jam," tuturnya, Selasa (12/2/2019).

Dari Ruang Inilah, e-Tilang Bagi Pelanggar Lalu Lintas Bakal Diproses Satlantas Polresta Solo

Lebih lanjut dia menjelaskan, dengan 20 petugas itu dipastikan tidak ada pelanggaran yang bakal luput dari pantauan di ruangan TMC tersebut.

"Petugas mengamati sepanjang waktu," jelasnya.

"Kami berharap pengendara senantiasa patuh terhadap rambu-rambu saat berlalu lintas," harap dia menekankan.

Rabu Besok e-Tilang Mulai Diberlakukan di Solo, Ini Daftar 61 CCTV Pendukung e-Tilang

Dia menambahkan, pelanggaran yang akan ditindak antara lain seperti menerobos rambu lalu lintas, tidak memakai helm standar, melanggar marka jalan hingga ugal-ugalan di jalanan.

"Semua terekam di sini (TMC), agar membuat pengendara semakin mematuhi rambu-rambu dan tekan kecelakaan," terang dia.

Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polresta Solo, AKP Suryo Wibowo menuturkan, pelanggar akan diberikan surat pelanggaran via kantor pos.

Menurut dia, setelah petugas mendapati pelanggaran yang terekam CCTV.

"Kalau surat sudah sampai di tangan pelanggar atau rumah, kami berikan waktu empat hari untuk konfirmasi," ucap dia.

"Jika lebih dari itu, nomor polisi (nopol) kendaraannya akan diblokir sementara," jelasnya menegaskan. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved