Pemkot Solo Ajukan Anggaran sebesar Rp 600 Juta ke KemenPUPR untuk Perbaikan Pasar Legi

Pemkot Solo telah mengajukan anggaran Detail Engineering Design Pasar Legu ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Pemkot Solo Ajukan Anggaran sebesar Rp 600 Juta ke KemenPUPR untuk Perbaikan Pasar Legi
DOK. TRIBUNSOLO.COM
Pasar Legi yang terletak di Jl Letjen S Parman, Solo, sebelum terbakar. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Untuk memberbaiki bangunan Pasar Legi, Pemkot Solo telah mengajukan anggaran Detail Engineering Design (DED) ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), termasuk soal anggaran sebesar Rp 600 juta.

"DED Pasar Legi karena angkanya 600 juta, maka harus kita lelang," kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo Subagiyo saat ditemui di Balai Kota Solo, Rabu (13/2/2019) siang.

Pihaknya juga sudah mengajukan pra desain Pasar Legi Solo.

"Kami serahkan gambar yang sudah tinggal DED dalam bulan ini,"ujar Subagiyo.

Letak Pedagang Berpencar, Staf Pasar Legi Solo Jemput Bola Penukaran Poin Transaksi SGS 2019

Dijelaskan Subagiyo, pada bulan Desember 2018, DED sebetulnya sudah selesai.

Namun, karena Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 4.3 menjadi salah satu halangan penyelesaian pengajuan tersebut.

Dinas Perdagangan Solo mencatat ada 234 kios, 1.485 los dan 550 pedagang pelataran yang hidup dari Pasar Legi.

Diperkirakan ada 1.500 kios dan los yang ludes terbakar.

SGS 2019 di Pasar Legi Darurat Solo, Hari Pertama Penukaran Poin Transaksi Terhimpun Rp 15 Juta

Pemkot Solo sendiri saat ini telah membangun pasar darurat agar bisa digunakan pedagang berjualan.

Sementara untuk revitalisasi pasar, Pemkot Solo sendiri menhelaskan rencana pembangunan tersebut belum masuk penganggaran APBD 2019. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved