Pilpres 2019

Jaga Kondusifitas Jelang Pilpres dan Pileg, Tiga Pilar Nguntoronadi Wonogiri Gelar Rapat Kordinasi

Polsek Nguntoronadi dengan unsur Forkompincam, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Lurah/Kepala Desa Se Kecamatan Nguntoronadi gelar rapat koordinasi.

Jaga Kondusifitas Jelang Pilpres dan Pileg, Tiga Pilar Nguntoronadi Wonogiri Gelar Rapat Kordinasi
Pendim 0728/Wng
Rapat koordinasi Tiga Pilar Kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Menyikapi situasi yang berkembang jelang pilpres dan pileg 2019, Polsek Nguntoronadi dengan unsur Forkompincam, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Lurah/Kepala Desa Se Kecamatan Nguntoronadi gelar rapat koordinasi.

Menurut rilis yang diterima Tribunsolo.com, kegiatan tersebut dihadiri Camat Nguntoronadi Sriyono, S.Sos., M.M., Danramil 04/Nguntoronadi yang diwakili Batuud Peltu Lutfi, Kapolsek AKP Sali, SH., Lurah dan Kepala Desa se-kec. Nguntoronadi, Kordinator UPK kec. Nguntoronadi.

"Kita harus bisa selalu memaknai dengan positif apa maksud dan tujuan dari tugas pokok dari tiga pilar itu sendiri," kata Camat Nguntoronadi, Sriyono Rabu (13/2/2019) siang.

"Apalagi menyikapi perkembangan situasi menjelag pemilu pileg dan pilpres saat ini," katanya.

Wakil Bupati Sukoharjo Penuhi Panggilan Bawaslu Sukoharjo Terkait Acara Konsolidasi Bersama Ganjar

Dirinya juga mengatakan situasi pada umumnya diwilayah Kecamatan Nguntoronadi relatif aman.

Namun tetap tidak boleh lengah untuk tetap selalu waspada.

"Menyikapi perkembangan situasi diwilayah lain, kita tiga pilar harus dan selalu bergandengan tangan dan kordinasi dengan antar instansi agar supaya hal tersebut tidak merembet di wilayah kita," katanya.

"Saya menghimbau kepada semua agar bersama-sama kita jaga dan ciptakan wilayah kita ini menjadi wilayah yang aman, nyaman dan kondusif," katanya.

Sambutan Kapolsek AKP Sali juga mengatakan untuk menyikapi perkembangan situasi menjelang pemilu 2019 pihaknya meminta bersikap serius terhadap keamanan jelang pemilu.

"Seperti di Semarang yang merembet ke Purwodadi, ada kasus teror pembakaran kendaraan, mari kita sikapi dengan serius agar tidak sampai merambah ke daerah kita," katanya.

"Mari kita ciptakan iklim yang selalu kondusif di lingkungan warga khususnya di Kecamatan Nguntoronadi untuk tidak merasa di hantui seperti yang terjadi di daerah-daerah lain," katanya.

Deklarasi Dukung Jokowi-Maruf, Pedagang Pasar Tradisional di Solo Potong Tumpeng dan Doa Bersama

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk kembali menggalakkan kembali kegiatan jaga malam/ronda malam pada poskamling-poskamling yang telah di bangun.

"Kita manfaatkan sebaik-baiknya agar masyarat dan wilayah kita ini aman dan kondusif," kata.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved