Lingkungan Masih Jadi Faktor Terbesar Persebaran Penyakit Kanker

Jawa Tengah menempati peringkat ke-3 untuk jumlah penderita penyakit kanker terbanyak secara nasional

Lingkungan Masih Jadi Faktor Terbesar Persebaran Penyakit Kanker
ist
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jawa Tengah menempati peringkat ke-3 untuk jumlah penderita penyakit kanker terbanyak secara nasional.

Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers Jumpa pers Seminar Awam World Cancer Day (WCD) di RSUD Dr Moewardi, Kamis (14/2/2019).

dr. Kun Salimah Sp.PD.M Biomed selaku anggota Perhimpunan Hematologi Ongkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin) Surakarta Divisi Hemato Ongkologi Medik RSUD Dr Moewardi, berujar saat ini Jawa Tengah menduduki peringkat ke-3 untuk jumlah penderita kanker.

"Jawa Tengah setelah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur," katanya kepada Tribunsolo.com, Kamis (14/2/2019)

Dugaan Pelanggaran Kampanye, Ganjar Pranowo Tegaskan Sudah Terima Surat Pemanggilan dari Bawaslu

Dan dapat dikatakan saat ini jumlah pasien kanker di RSUD Moewardi meningkat.

Bahkan angkanya 30 persen dari semua pasien rawat jalan, 30 persennya pasien onkologi.

Dan pasien-pasien tersebut mayoritas datang dan membutuhkan penanganan medis saat stadium kanker mereka sudah tinggi, yakni pada stadium 3 dan 4.

"Maka awareness akan penyakit kanker inilah yang terus kami coba budayakan ke masyarakat," imbuhnya.

PT KAI Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Mengatasnamakan Rekrutmen KAI

Dan hal itulah yang akhirnya menjadi dasar terselenggaranya Seminar awam bertajuk 'Hidup Sehat Hindari Kanker' World Cancer Day (WCD) pada Sabtu (‪16/2/2019‬), di Auditorium Prodia Surakarta.


Acara tersebut diselenggarakan Perhimpunan Hematologi Ongkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin) Surakarta Divisi Hemato Ongkologi Medik RSUD Dr Moewardi bekerja sama dengan Prodia.


Sementara dr. Sri Marwanta Sp.PD MKes FINASIM anggota Perhompedin Surakarta menambahkan acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap penyakit kanker.

"Persebaran penyakit kanker 40 persennya adalah faktor genetik, sedangkan 60 persennya karena faktor lingkungan, maka awareness inilah yang paling penting bagi masyarakat," katanya.


Debat Kedua Capres, Polda Metro Jaya Siapkan 3 Lapis Pengamanan

Lantas bagaimana cara mendeteksi dini penyakitnya, cara pencegahan cara pengobatan nya termasuk juga bagaimana pola hidup yang sehat supaya dapat terhindar dari penyakit kanker tersebut.

"Apabila pasien datang dalam stadium 3 ataupun 4 penanganan kami hanyalah bagaimana mempertahankan kualitas hidup untuk memperpanjang usia, namun apabila dapat diketahui secara dini setidaknya penanganan medias dapat membantu kondisi pasien lebih baik lagi," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved