Mengenal Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Organisasi Sosial Kemasyarakatan di Kota Solo

Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) adalah organisasi kemasyarakatan di Solo yang didirikan oleh keturunan Tionghoa.

Mengenal Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Organisasi Sosial Kemasyarakatan di Kota Solo
TribunTravel.com/Arif Setyabudi
Kantor Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) di Purwodingratan, Jebres, Solo 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Arif Setyabudi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) merupakan satu organisasi sosial kemasyarakatan di Solo.

Informasi yang diperoleh TribunSolo.com, organisasi ini didirikan sejak tahun 1932.

Perkumpulan Masyarakat Surakart dulunya berasal dari gabungan enam organisasi Tionghoa.

Dulunya Perkumpulan Masyarakat Surakarta yang dikenal kini bernama Chuan Min Kung Hui.

Menurut Wakil Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Surakarta, Sumartono Hadinoto, Chuan Min Kung Hui berasal dari bersatunya enam organisasi Tionghoa.

Keenam organisasi tersebut melebur jadi satu ini mempunyai layanan yang sama yaitu perihal kematian.

Organisasi Chuan Min Kung Hui berubah nama menjadi Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) pada tahun 1959.

Meski didirikan oleh orang Tionghoa dan berasal dari gabungan organisasi orang Tionghoa, baik pengurus atau anggotanya tidak hanya keturunan Tionghoa.

"PMS ini baik pengurus dan anggotanya tidak hanya pengusaha Tionghoa walaupun awalnya organisasi Tionghoa," kata Sumartono Hadinoto kepada TribunSolo.com, Selasa (12/2/2019).

Halaman
12
Penulis: Arif Setyabudi Santoso
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved