Mengurangi Penderita Kanker, Perhompedin Solo akan Gelar Seminar Hidup Sehat dan Hindari Kanker

Perhimpunan Hermatologi Ongkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin) Surakarta menyelenggarakan Seminar Awam World Cancer Day (WCD).

Mengurangi Penderita Kanker, Perhompedin Solo akan Gelar Seminar Hidup Sehat dan Hindari Kanker
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Jumpa pers Seminar Awam World Cancer Day (WCD) di RSUD Dr Moewardi, Kamis (14/2/2019)  

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bertajuk 'Hidup Sehat Hindari Kanker', Perhimpunan Hermatologi Ongkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin) Surakarta Divisi Hemato Ongkologi Medik RSUD Dr Moewardi, menyelenggarakan Seminar Awam World Cancer Day (WCD).

Acara tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu (16/2/2019), di Auditorium Prodia Surakarta.

Dalam kesempatannya, dr Suradi Maryono SP.PD.KHOM FINASIM selaku anggota Perhompedin Surakarta berujar acara ini terselenggara untuk terus meningkatkan awareness masyarakat akan penyakit kanker ini.

"Kanker ini termasuk dalam kriteria penyakit katastropik (mematikan), sehingga sangat perlu terus dimasyarakatkan, agar masyarakat dapat lebih dini menangani, bagi yang mengidap penyakit ini," katanya kepada Tribunsolo.com, saat ditemui di RSUD Dr Moewardi, Kamis (14/2/2019).

Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, Anak Cucu Setia Mendampingi, Annisa Pohan: Memo Perempuan Kuat

Secara nasional data menyebut, setiap tahunnya 12 juta orang di seluruh dunia menderita kanker.

Sedangkan 7,6 juta di antaranya meninggal dunia karena kanker.

Lantas jika tidak ada gerakan pengendalian yang memadai, 2030 diperkirakan 26 juta orang akan menderita kanker dan 17 juta di antaranya diperkirakan meninggal dunia karena kanker.

Dan sampai dengan saat ini karakternya penderita kanker ini memilih untuk ditangani medis usai mencapai stadium akhir, atau stadium 3 dan 4, artinya tidak ada deteksi dini.

"Bahkan saat ini pasien di RSUD Dr Moewardi sendiri untuk pasien penderita kanker 50 persennya sudah stadium akhir, atau stadium 3 dan 4," imbuhnya.

Hari Kanker Sedunia, Klinik Haunaa di Solo Bagikan Voucher Gratis Periksa

Sementara dr. Sri Marwanta Sp.PD MKes FINASIM anggota Perhompedin Surakarta menambahkan acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap penyakit kanker.

Lantas bagaimana cara mendeteksi dini penyakitnya, cara pencegahan cara pengobatan nya termasuk juga bagaimana pola hidup yang sehat supaya dapat terhindar dari penyakit kanker tersebut.

"Yang penting adalah cerdik yakni ceck up, Enyahkan asap rokok, Rajin olah raga, Diet yang imbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved