Pernah Menang di Popda Solo, Muhammad Ibrahim Bersiap Hadapi Kejuaraan Pencak Silat di Jogjakarta

Dalam POPDA Solo yang berlangsung pada 9 November 2018 tersebut, murid kelas I SMK N 7 Solo ini meraih gelar Juara III.

Pernah Menang di Popda Solo, Muhammad Ibrahim Bersiap Hadapi Kejuaraan Pencak Silat di Jogjakarta
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Muhammad Ibrahim Wicaksana alias Aim (17), seusai berlatih pencak silat di sekolahnya, SMK Negeri 7 Surakarta, Rabu (13/2/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Berkat olah raga pencak silat, Muhammad Ibrahim Wicaksana alias Aim (17) pernah mewakili sekolahnya, SMK Negeri 7 Surakarta, berlaga ke Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Solo.

Dalam POPDA Solo yang berlangsung pada 9 November 2018 tersebut, murid kelas I SMK N 7 Solo ini meraih gelar Juara III.

Kini, Aim sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaraan pencak silat di Jogjakarta yang akan digelar pada 16-17 Maret 2019 mendatang.

"Bulan Maret nanti saya mau ikut tanding lagi, di Jogja," kata Aim kepada TribunSolo.com, Rabu (13/2/2019).

Mahasiswi UMS Solo, Dela Kusumawati Raih Medali Perak di Asian Pencak Silat Championship 2018

Muhammad Ibrahim Wicaksana dan teman-temannya seusai berlatih pencak silat di sekolahnya, SMK Negeri 7 Surakarta, Rabu (13/2/2019).
Muhammad Ibrahim Wicaksana dan teman-temannya seusai berlatih pencak silat di sekolahnya, SMK Negeri 7 Surakarta, Rabu (13/2/2019). (TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI)

Pantauan TribunSolo.com, kejuaraan yang akan diikuti Aim itu berjudul Yogyakarta Championship 5 - Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament.

Aim pun rajin berlatih demi mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan tersebut.

"Saya latihan setiap hari Rabu dan Sabtu, setiap kali latihan rata-rata selama empat jam," ujarnya.

Adapun tempat berlatih Aim adalah sekolahnya, SMK Negeri 7 Solo, di Jl Ahmad Yani No 374, Kerten, Laweyan, Solo.

Cara Unik Pelatih Goallball Indonesia, Masukkan Teknik Pencak Silat untuk Asah Indra Keenam Atlet

E-flyer Kejuaraan pencak silat yang akan diikuti Aim.
E-flyer Kejuaraan pencak silat yang akan diikuti Aim. (TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI)

Dia dilatih pesilat dari luar sekolah yang bernama Ikhsan Amir.

"Pelatihnya dari luar sekolah tapi silatnya merupakan kegiatan ekstra kulikuler sekolah," katanya menjelaskan.

Mengenai ketertarikannya kepada olahraga pencak silat, Aim menyebut dia tertarik sejak masih duduk di bangku SMP.

"Saya belajar silat sejak masih jadi murid SMP," katanya.

Kisah Cinta Atlet Pencak Silat Hanifan dan Pipiet, Peraih Medali Emas di Asian Games 2018

Mengapa tertarik pencak silat?

"Karena selat mendapat ilmu bela diri juga bisa untuk menjaga diri dan keluarga bila terjadi hal-hal tak diinginkan," ujarnya. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved