PMS, Organisasi Masyarakat Tionghoa di Solo yang Lahirkan Legenda Bulutangkis Indonesia

Selain turut aktif dalam kegiatan sosial di seluruh Indonesia dan sekitar Solo, PMS melahirkan berbagai atlet berprestasi.

PMS, Organisasi Masyarakat Tionghoa di Solo yang Lahirkan Legenda Bulutangkis Indonesia
TribunTravel.com/Arif Setyabudi
Kantor Perkumpulan Masyarakat Surakarta di Jebres, Solo 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Arif Setyabudi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) adalah organisasi sosial kemasyarakatan di Solo yang sudah ada sejak jaman penjajahan.

Perkumpulan Masyarakat Surakarta yang dulunya bernama Chuan Min Kung Hui mempunyai banyak kegiatan sosial, seni, hingga keolahragaan.

Sejak awal pendirian hingga sekarang, Perkumpulan Masyarakat Surakarta sudah menorehkan banyak prestasi.

Selain turut aktif dalam kegiatan sosial di seluruh Indonesia dan sekitar Solo, PMS melahirkan berbagai atlet berprestasi.

PMS melayani olahraga yaitu taekwondo, wushu, angkat besi, tenis meja dan bulutangkis.

Untuk olahraga bulutangkis, PMS mempunyai Pusdiklat sendiri.

Pusdiklat Bulutangkis merupakan satu tempat untuk atlet bulutangkis menimba ilmu sebelum ke Pelatnas.

Menurut Wakil Ketua Umum PMS, Sumartono Hadinoto satu atlet yang pernah menimba ilmu di Pusdiklat Bulutangkis UMS adalah Sigit Budiarto.

Suasana kejuaraan terbuka PMS HTC 2016 di Hartono Sport Center, Hartono Trade Center, Selasa (24/5/2016)
Suasana kejuaraan terbuka PMS HTC 2016 di Hartono Sport Center, Hartono Trade Center, Selasa (24/5/2016) (TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA)

Sigit Budiarto adalah satu atlet bulutangkis ganda putra terbaik yang pernah dimiliki Indonesia dan juga sekarang menjadi pelatih bulutangkis.

Halaman
12
Penulis: Arif Setyabudi Santoso
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved