Soal Penghadangan Iring-iringan Presiden Jokowi, Ini Komentar Moeldoko

Moeldoko menyebut, peristiwa penghadangan iring-iringan kendaraan presiden oleh para demonstran Rabu (13/2/2019) malam, merupakan dinamika yang biasa.

Soal Penghadangan Iring-iringan Presiden Jokowi, Ini Komentar Moeldoko
Reza Wahyudi/Kompas.com
Presiden Jokowi melambaikan tangan kepada warga saat mengunjungi kota Ambon, Rabu (8/2/2017). 

TRIBUNSOLO.CO, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut, peristiwa penghadangan iring-iringan kendaraan presiden oleh para demonstrans dari Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT), Rabu (13/2/2019) malam, merupakan dinamika yang biasa bagi Presiden Joko Widodo.

"Presiden sudah terbiasa menghadapi masyarakat di jalanan," ujar Moeldoko saat dijumpai di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Ia mencontohkan, saat Presiden Jokowi berkunjung ke daerah.

Presiden seringkali membagi-bagikan buku atau kerudung ke masyarakat.

Ini Kepala Daerah di Jateng yang Tidak Diundang oleh Ganjar Pranowo saat Deklarasi Dukung Jokowi

Saat pembagian itu, jarak antara Presiden dengan masyarakat sangat dekat.

"Bahkan nempel ke mobil Presiden."

"Saya sendiri secara pribadi sebagai mantan Panglima TNI sebenarnya cukup khawatir."

"Tapi Presiden happy-happy saja dengan situasi seperti itu."

"Akhirnya itu menjadi kebiasaan," ujar Moeldoko.

Timses Jokowi Puas Lihat Hasil Survei di Jawa Barat

Soal peristiwa penghadangan Rabu malam yang diiringi dengan aksi dorong-dorongan dengan aparat, Moeldoko mengatakan, aparat keamanan, termasuk Paspampres, memiliki penilaian sendiri atas sebuah situasi yang menyangkut keamanan kepala negara.

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved