Asosiasi Pertekstilan Indonesia Dorong Pemerintah Kembangkan Bahan Baku Kapas untuk Industri

Wakil Ketua API Jateng, Liliek Setiawan berujar setidaknya pemerintah bisa meningkatkan riset untuk pengembangan bahan baku kapas tersebut

Asosiasi Pertekstilan Indonesia Dorong Pemerintah Kembangkan Bahan Baku Kapas untuk Industri
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Wakil ketua API Jateng, Liliek Setiawan 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah mendorong pemerintah mengembangkan bahan baku kapas  untuk kebutuhan industri tekstil produk tekstil (TPT) di dalam negeri.

Pasalnya, kebutuhan bahan baku pada industri manufaktur tersebut dianggap cukup tinggi.

Wakil Ketua API Jateng, Liliek Setiawan berujar setidaknya pemerintah bisa meningkatkan riset untuk pengembangan bahan baku kapas tersebut.

"Agar kebutuhan bahan baku kapas tersebut bisa dikembangkan di dalam negeri," katanya kepada Tribunsolo.com, Rabu (20/2/2019).

KPU Akan Kurangi Jumlah Massa Pendukung Debat Pilpres

Karena dengan kemajuan teknologi dan upaya yang dilakukan, tidak menutup kemungkinan kebutuhan bahan baku tersebut bisa dipenuhi secara mandiri tanpa menggantungkan dengan barang impor.

Hal itu juga untuk mendorong kemajuan industri Tekstil Produk Tekstil (TPT) yang sangat besar di Jawa Tengah ini.

"Karena memang potensi perkembangan industri TPT dalam negeri itu cukup besar," imbuhnya.

Bahkan dari data yang tercatat, sektor tersebut mampu memberikan sumbangan devisa negara terbesar kedua disektor non migas.

Tiru Aksi Jokowi, Fadli Zon Juga Diam-diam Datangi Nelayan di Tambak Lorok Semarang

Namun demikian, ia mengaku tingginya potensi tersebut belum diimbangi dengan kesiapan dari dalam negeri.

Sehingga para pelaku industri tersebut masih harus melakukan impor barang dari luar negeri.

"Tentunya ini sangat ironis. Karena bahan baku yang digunakan hampir 90 persen impor, tidak hanya bahan baku saja, dari sisi teknologi dan kebutuhan lainnya kita juga masih banyak impor," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved