Kapolres Karanganyar Sebut Belum Ada Laporan Resmi Terkait Bentrokan Dua Kelompok Massa di Jumantono

Pihaknya masih menunggu laporan dari masyarakat terkait bentrokan tersebut untuk mengetahui detail permasalahan tersebut

Kapolres Karanganyar Sebut Belum Ada Laporan Resmi Terkait Bentrokan Dua Kelompok Massa di Jumantono
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bentrokan dua kelompok yang terjadi di Desa Tugu, Jumantono, Karanganyar, pada Minggu (24/2/2019) masih dalam penyelidikan polisi.

Hal ini diungkapkan Kapolres Karanganyar, AKBP Gatot Catur Efendi, Selasa (26/2/2019).

Pihaknya mengaku masih menyelidiki kasus bentrokan yang melibatkan kelompok pelayat Noeim Ba'asyir dengan PSHT tersebut.

"Kita masih menyelidiki kasus ini," katanya.

Kasus Ketua Umum PA 212 Ditutup, Tim Reaksi Cepat Soloraya Sebut Polri Telah Bersikap Netral

Selain itu, dia mengaku belum adanya laporan yang masuk terkait bentrokan ini.

"Saat ini belum ada laporan resmi yang masuk dari masyarakat terkait hal tersebut," katanya.

Pihaknya masih menunggu laporan dari masyarakat terkait bentrokan tersebut untuk mengetahui detail permasalahan tersebut

Bentrokan itu terjadi saat kelompok pelayat selesai melaksanakan pemakaman jenazah Noeim Ba'asyir, kemudian saat perjalanan pulang mereka bertemu dengan kelompok PSHT.

84 Penyandang Disabilitas Mental di RSJD Solo Dapat Hak Suara di Pemilu 2019

Akibat bentrokan sejumalah orang mengalami luka dan beberapa kendaraan bermotor rusak.

"Ada beberapa yang luka ringan, dan beberpa motor rusak," katanya.

Gatot menambahkan masih terus mendalami kasus bentrokan ini. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved