Bulog Subdivre III Surakarta Sebut Stok Gula Pasir Aman Meski Produksi Menurun

Kepala Bidang Analisa Harga Bulog Subdivre III Surakarta, Doni Kuswardono, menyampaikan jika stok gula pasir sampai saat ini masih aman.

Bulog Subdivre III Surakarta Sebut Stok Gula Pasir Aman Meski Produksi Menurun
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Ilustrasi penjual sembako di Pasar Darurat Legi Solo. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Bidang Analisa Harga Bulog Subdivre III Surakarta, Doni Kuswardono, menyampaikan jika stok gula pasir sampai saat ini masih aman.

"Kendati memang saat ini pabrik gula sedang tidak melakukan produksi, di tengah permintaan masih tinggi, namun kami tetap bisa memenuhi," katanya kepada TribunSolo.com, Sabtu (2/3/2019).

Saat ini stoknya berada di 500 ton.

Dapat mencukupi hingga tiga bulan ke depan, berkisar hingga Mei atau Juni 2019.

Penyerapan Beras di Bulog Solo Awal Tahun 2019 Mencapai 219 Ton

Pasalnya pada bulan puasa nanti, Bulog hanya akan menjual untuk kelas industri rumah tangga selain dijual di pasaran.

Untuk harga yakni masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp 12.500 per kilogram (kg).

Sementara itu, Kasi Perdagangan Dalam Negeri, Eko Yuwono, menambahkan persediaan gula di pasaran, khususnya pasar tradisional masih aman.

Dari survai di tiga pasar tradisonal di Solo yang dilakukan Dinas Perdagangan stempat, yakni Pasar Gede, Pasar Jongke, dan Pasar Legi, harga gula pasir rata-raya Rp 11.500 per kg.

Banjir Rendam 6 Kabupaten di Sulsel, Bulog segera Kirim 20 Ton Beras

"Masih di bawah HET atau harga eceran terendah yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 12 ribu," katanya.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar tidak khawatir dengan pasokan gula pasir, karena masih aman. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved