Pemilu 2019

Maksimalkan Pengamanan saat Pemilu 2019, Pemkab Sukoharjo Siagakan KST di Setiap Desa/Kelurahan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Satpol PP Kabupaten sukoharjo memaksimalkan Kader Siaga Trantib (KST) di setiap desa/kelurahan.

Maksimalkan Pengamanan saat Pemilu 2019, Pemkab Sukoharjo Siagakan KST di Setiap Desa/Kelurahan
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, saat berjabat tangan dengan salah satu pedugas KST di Pendopo GSP Setda Sukoharjo, Kamis (13/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Jelang Pemilu 2019 pada 17 April nanti, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Satpol PP Kabupaten sukoharjo memaksimalkan Kader Siaga Trantib (KST) di setiap desa/kelurahan.

Sebanyak 719 anggota KST dari 167 desa/kelurahan se-Kabupaten Sukoharjo diberikan materi pembinaan dan pengamanan Pemilu di Pendopo GSP Setda Sukoharjo, Kamis (13/3/2019).

Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo, mengatakan, para KST ini akan disiagakan saat Pemilu 2019 untuk membantu pengamanan Pemilu 2019.

"Kita akan libatkan petugas keamanan diluar pengamanan resmi petugas kepolisian," ungkapnya.

Diskusi Ngobrol Mewah Pemilu Kaum Milenial Kamis (14/3/2019), Tribunnews Hadirkan Empat Narasumber

KST juga bertugas melakukan deteksi dini terkait potensi masalah yang timbul di lapangan saat Pemilu 2019.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, mengatakan bahwa KST dibentuk dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

"Melalui teknis deteksi dini dan lapor cepat secara berjenjang akan menciptakan iklim yang kondusif, aman, tentram dan tertib," ungkap Wardoyo.

Dia menambahkan, Pemkab Sukoharjo sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan hari ini.

KPU Telah Coret 370 Data WNA yang Masuk DPT Pemilu 2019

Penghargaan setinggi-tingginya diberikan Pemkab Sukoharjo kepada para anggota KST atas pengabdian besar dalam menjaga ketertiban di lingkungan kelurahan masing-masing.

Selain itu, hasil yang diharapkan dengan adanya KST adalah memudahkan penanganan ketentraman dan ketertiban.

Khsususnya menjelang digelarnya pesta demokrasi di wilayah kelurahan dan mengoptimalkan kinerjanya agar tercipta KST yang memahami betul tentang peran dan fungsinya.

Sehingga tercipta iklim yang lancar, aman, kondusif dan damai.

KST akan disagakan pada masing-masing desa/kelurahan masing-masing saat Pemilu tiba. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved