Sudah Jalani Rekonstruksi, Suyanti Tersangka Pembunuhan di Weru Masih Berstatus Tahanan Rumah

Tersangka pembunuhan juragan jenang dodol di Weru, Suyanti, saat ini masih menjadi tahanan rumah oleh Polres Sukoharjo.

Sudah Jalani Rekonstruksi, Suyanti Tersangka Pembunuhan di Weru Masih Berstatus Tahanan Rumah
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Rifeld Constantien Baba saat ditemui TribunSolo.com di kantornya, Rabu (20/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Tersangka pembunuhan juragan jenang dodol di Weru, Suyanti, saat ini masih menjadi tahanan rumah oleh Polres Sukoharjo.

Meski hari ini dia sudah bisa dihadirkan dalam rekonstruksi yang dilakukan Polres Sukoharjo, status Suyanti saat ini masih tahanan rumah.

Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Rifeld Constantien Baba, saat ditemui TribunSolo.com di kantornya, Rabu (20/3/2019).

"Sementara saat ini dari surat keterangan dokter dan permintaan keluarga atas dasar kesehatan yang bersangkutan (Suyanti) butuh istirahat."

"Tapi meski begitu, tetap kita pantau terus," katanya.

Kisah Mulyani dari Negeri di Atas Awan Kenalkan Bundengan kepada Siswa Sekolah hingga Australia

Rifeld menambahkan, saat rekonstruksi, Suyanti mengalami ketakutan, meski begitu rekonstruksi tetap berjalan dengan baik.

"Dalam hasil medisnya, yang bersangkutan mengalami obsesif kompulsif yaitu mengalami trauma."

"Tapi yang bersangkutan tetap kuat karena ada pembelaan diri disitu, dia ingin menampilkan hal yang nyata untuk pembelaan dirinya," imbuh Rifield.

Rekonstruksi sendiri berjalan selama satu jam, dengan mengambil 45 adegan di tujuh lokasi kejadian.

Suyanti Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Juragan Jenang Dodol di Weru Sukoharjo

Menurut Rifeld, dari hasil rekonstruksi yang dilakukan, motif yang dilakukan Suyanti adalah pembelaan diri.

"Untuk sementara motifnya masih sama seperti yang disampaikan pak Kapolres, yaitu pembelaan diri."

"Dengan penagihan hutang yang tidak teralisasi, sehingga terjadi peristiwa tersebut," katanya.

Saat rekonstruksi dilakukan, Suyanti didampingi oleh pengacaranya, sementara Rifeld menambahkan tidak melihat pihak Mujiman saat rekonstruksi. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved