Polres Sukoharjo Beri Bantuan kepada Sumarno, Sopir Taksi yang Dianiaya Penumpang di Solo Baru

Sumarno, sopir taksi yang menjadi korban penganiayaan dua penumpangnya di Solo Baru, Sukoharjo, dikunjungi anggota Polres Sukoharjo.

Polres Sukoharjo Beri Bantuan kepada Sumarno, Sopir Taksi yang Dianiaya Penumpang di Solo Baru
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Jajaran Polres Sukoharjo saat memberikan bantuan kepada Sumarno di rumahnya di Dukuh Siring RT: 01 / RW: 02 Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Kamis (21/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sumarno, sopir taksi yang menjadi korban penganiayaan dua penumpangnya di Solo Baru, Sukoharjo, dikunjungi anggota Polres Sukoharjo, pada Kamis (21/3/2019).

Jajaran Polres Sukoharjo dipimpin Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Rifeld Constantien Baba yang mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, memberikan bantuan berupa sembako kepada Sumarno.

Bantuan tersebut diberikan Sumarno di kediamannya di Dukuh Siring RT: 01 / RW: 02 Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.

Rifeld mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap korban hukum.

Berfoto Pose 2 Jari Sambil Pegang Stiker Prabowo, 6 Guru Honorer di Tangerang Dipecat

Pasalnya semenjak kejadian pada hari Minggu 3 Februari 2019 lalu, Sumarno belum bisa beraktivitas seperti biasanya, karena masih dalam proses penyembuhan.

"Penegak hukum juga peduli dengan korban hukum, dan Pak Sumarno sudah 40 hari tidak melaksanakan profesinya sebagai driver taksi."

"Sedangkan ia sebagai tulung punggung, istrinya tidak bekerja dan anaknya masih kecil," kata Rifeld mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi.

Rifeld menambahkan, bantuan ini juga sebagai bentuk dukungan agar kondisi Sumarno cepat membaik.

Pasalnya, sampai saat ini tangan Sumarno belum bisa untuk menggerakkan setir, sehingga membutuhkan perawatan yang maksimal.

Masyarakat Gunungkidul dan Yogyakarta Diimbau Waspada Munculnya Siklon Veronika

"Karena luka yang dialami itu kena di urat tendor, jadi untuk megang stir masih sakit," keluh Sumarno.

Sementara selama kejadian itu, Sumarno hanya bisa menghabiskan waktunya bersama anak semata wayangnya Yusuf Kurniawan yang berumur dua tahun. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved