BEI Surakarta Buka Kelas Reksadana untuk Masyarakat

Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta mulai memasyarakatkan produk reksadana kepada masyarakat melalui kelas reksadana.

BEI Surakarta Buka Kelas Reksadana untuk Masyarakat
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Kelas reksadana di BEI Surakarta¬† 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta mulai memasyarakatkan produk reksadana kepada masyarakat melalui kelas reksadana.

Kepala BEI Surakarta M Wira Adibrata berujar kelas reksadana ini untuk mendorong masyarakat memahami dinamika dunia saham.

"Selain juga tertarik menjadi investor," katanya kepada wartawan, Jumat (22/3/2019).

BEI Surakarta Targetkan 7.000 Investor Baru hingga Akhir 2019

Harapannya pemegang reksadana saham ini akan berinvestasi di saham juga suatu hari nanti.

Pihaknya menyebut Reksadana termasuk produk investasi yang ramah bagi masyarakat.

Masyarakat dapat melakukan investasi, dimulai hanya Rp 100 ribu saja.

Reksadana saham ini, dikatakannya, lebih sesuai untuk investor pemula yang tidak membutuhkan modal besar.

"Khusus di reksadana saham ini dengan dana terbatas masyarakat bisa melakukan deverfisikasi," katanya.

Tingkatkan Literasi dan Inklusi, BEI Solo Edukasikan Pasar Modal Bagi Masyarakat Pedesaan

Sementara itu, dari sisi transaksi di Soloraya untuk reksadana saham sebesar Rp 20.930.722.221 dan 133.800 dolar Amerika Serikat (AS).

Selanjutnya, untuk transaksi saham rata-rata sekitar Rp 4 triliun hingga Rp 5 triliun per bulan.

"Angka transaksi di saham ini lebih baik jika dibandingkan tahun lalu sekitar Rp 3,5 triliun per bulan," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved