BEI Surakarta Targetkan 7.000 Investor Baru hingga Akhir 2019

Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta menargetkan 7.000 investor baru hingga akhir 2019.

BEI Surakarta Targetkan 7.000 Investor Baru hingga Akhir 2019
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kelas reksadana di BEI Surakarta,  Jumat (22/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta menargetkan 7.000 investor baru hingga akhir 2019.

"Investor ini baik untuk reksadana saham maupun saham," kata Kepala BEI Surakarta, M Wira Adibrata, kepada wartawan, Jumat (22/3/2019).

Pihaknya menyebut dari sisi perkembangan jumlah investor di reksadana saham hingga bulan Desember 2018 di Solo Raya mencapai 18.439 investor.

Untuk jumlah investor di saham, dikatakannya, lebih tinggi jika dibandingkan dengan reksadana saham.

Ia mengatakan berdasarkan data, untuk jumlah investor saham per Februari 2019 yang tercatat di BEI Surakarta sebanyak 26.133 investor.

Usai Program Sekolah Pasar Modal, BEI Solo Bakal Gelar Sekolah Reksa Dana

Sebagai rincian, khusus Kota Surakarta sebanyak 8.272 investor, Sukoharjo 6.121 investor, dan Wonogiri sebanyak 1.666 investor.

Kemduia Sragen 1.490 investor, Boyolali 1.709 investor, Karanganyar 2.820 investor, dan Klaten sebanyak 4.055 investor.

"Untuk jumlah investor di Solo Raya paling tinggi di Kota Solo sebanyak 6.260 investor, diikuti Kabupaten Sukoharjo 2.885 investor," tuturnya.

Sedangkan daerah lain, yaitu Boyolali sebanyak 1.539 investor, Karanganyar 1.996 investor, kemudian Klaten 2.862 investor.

Lantas Sragen 1.398 investor, dan Wonogiri sebanyak 1.499 investor. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved