Pemilu 2019

KPU Kabupaten/Kota Tak Fasilitasi Iklan Berbayar untuk Parpol karena Terkendala Biaya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat Kabupaten/Kota tidak akan memfasilitasi parpol untuk memasang iklan berbayar.

KPU Kabupaten/Kota Tak Fasilitasi Iklan Berbayar untuk Parpol karena Terkendala Biaya
TribunSolo.com/Agil Tri
Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda (memegang mic) bersama komisioner KPU Sukoharjo memimpin Rakor jadwal kampanye dan iklan kampanye, di Hotel Tosan Solo Baru, Kamis (21/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat Kabupaten/Kota tidak akan memfasilitasi parpol untuk memasang iklan berbayar.

Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sukoharjo, Suci Handayani, mengatakan bahwa KPU Kabupaten/Kota tidak diberi kewenangan memasang iklan berbayar di media.

"KPU Kabupaten/Kota hanya memfasilitasi media sosial milik KPU saja," katanya seusai rakor jadwal kampanye dan iklan kampanye oleh KPU Sukoharjo, di Hotel Tosan Solo Baru, Kamis (21/3/2019).

KPU Sukoharjo Membagi Jadwal Kampanye Peserta Pemilu 2019

Sementara Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda, menambahkan KPU Kabupaten tidak memiliki anggaran untuk memasang iklan berbayar.

"Sehingga kita hanya memuat atau memfasilitasi melalui akun-akun yang dimiliki KPU Sukoharjo seperti Web, Facebook, dan sebagainya," katanya.

Dia menambahkan, hal tersebut berbeda dengan yang ada di provinsi dan pusat, yang menyediakan iklan berbayar.

Wakil Sekretaris Partai Golkar, Purwadi Ipung, menyayangkan bahwa KPU Sukoharjo tidak memberi fasilitas kampanye berbayar.

Sedangkan kampanye yang difasilitasi hanya melalui media sosial yang dimiliki KPU saja, seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan website.

Proses Sortir, KPU Sukoharjo Temukan 462 Surat Suara DPD Rusak

Setelah jadwal kampanye terbuka ditetapkan, ada beberapa parpol yang mengaku harus melakukan penjadwalan ulang kampanye.

Ipung menambahkan Golkar yang sudah mengurus Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP), terpaksa harus menjadwalkan ulang.

"Terpaksa harus kita jadwal ulang semuanya, karena kami sudah urus STTPnya," katanya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved