6.000 Unit Rumah Subsidi di Solo Raya Seharga Rp 130 Juta akan Dibangun pada 2019

Permintaan rumah subsidi di Solo Raya terus mengalami peningkatan. Bahkan permintaannya, naik 20 persen, dibandingkan tahun sebelumnya.

6.000 Unit Rumah Subsidi di Solo Raya Seharga Rp 130 Juta akan Dibangun pada 2019
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Ilustrasi pembanguan rumah subsidi di Solo Raya. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Permintaan rumah subsidi di Solo Raya terus mengalami peningkatan.

"Bahkan untuk triwulan pertama 2019 ini permintaan rumah subsidi ini terbilang overload," ujar Ketua Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Solo Raya, Anthony Hendro Prasetyo, kepada TribunSolo.com, Senin (25/3/2019).

Bahkan permintaannya, naik 20 persen, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, lanjutnya permintaan yang banyak ini masih belum seimbang dengan jumlah unit hunian yang tersedia.

Pihaknya mengatakan tahun 2019 ini ditargetkan 6.000 hunian rumah yang berkisar di angka Rp 130 juta akan dibangun.

Target tersebut juga meningkat dibandingkan tahun lalu, yakni sebanyak 5.000 unit rumah, dan terealisasi 4.500 unit rumah.

REI Solo Raya Sambut Baik Wacana Pemerintah Naikkan Batas Maksimal Gaji Pembeli Rumah Subsidi

Di untuk lahan pembangunan saat ini di Solo Raya terdapat sekitar 8.000 unit lahan yang tersedia, tersebar di Soloraya.

"Titik pengembangan hunian saat ini paling potensial di Karanganyar, kemudian kami juga akan merambah ke Klaten serta Sragen," imbuhnya.

Tentunya tercapainya target pasar hunian ini juga didukung dengan mudahnya perijinan lahan, serta kemudahan akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang disediakan perbankan.

Kedua hal tersebut terus didorong, agar program sejuta rumah oleh Pemerintah Indonesia dapat segera terealisasi. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved