Wiranto Menyatakan Hoax Bisa Dijerat UU Terorisme, Rocky Gerung Sebut Orang yang Pertama Kali Kena

Rocky Gerung memberikan tanggapan soal pernyataan Wiranto yang menyebut pelaku hoaks bisa dijerat dengan UU Terorisme.

Wiranto Menyatakan Hoax Bisa Dijerat UU Terorisme, Rocky Gerung Sebut Orang yang Pertama Kali Kena
Tribunnews.com
Rocky Gerung 

TRIBUNSOLO.COM - Baru-baru wacana tentang penyebar berita bohong atau hoaks yang dapat ditindak menggunakan Undang-Undang (UU) Terorisme ramai diperbincangkan publik.

Pernyataan itu pertama kali dilontarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto pada Rabu (20/3/2019) lalu.

Hal itu disampaikan Wiranto lantaran banyak hoaks yang disebarkan dan mengancam kesuksesan penyelenggaran Pemilu 2019.

Ramai diperbincangkan, hingga wacana tersebut diangkat menjadi topik dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne edisi Selasa (26/3/2019).

Wacana Hoaks Dibasmi UU Terorisme, Rocky Gerung: Seperti Meriam untuk Menembak Nyamuk

Berbagai tokoh publik hadir dalam acara tersebut, termasuk pakar filsafat dan politik Rocky Gerung.

Terkait hal itu, Rocky Gerung menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah orang pertama yang harus dikenakan UU Terorisme.

Lantaran, menurutnya, Presiden lah pembuat hoaks terbanyak.

"Dari awal presiden sudah bikin hoaks soal Esemka. Maka, perlakukan Undang-undang Terorisme pertama pada presiden," kata Rocky Gerung.

Pernyataannya itu sontak disambut riuh para penonton.

"Itu konsekuensi dari cara berpikir hukum yang otoriter, akan kena dirinya sendiri," kata Rocky.

Halaman
123
Penulis: Rohmana Kurniandari
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved