Giethoorn, Desa Penuh Ketenangan Tanpa Jalan Raya dan Kendaraan Bermotor

Di desa kecil Giethoorn, Belanda, ketenangannya hampir seperti mimpi. Di sana, tidak ada kendaraan bermotor sama sekali.

Giethoorn, Desa Penuh Ketenangan Tanpa Jalan Raya dan Kendaraan Bermotor
Vijesh Kumar Raju/National Geographic Your Shot
Pemandangan di Giethoorn. Di desa ini tidak ada jalan raya, sepeda motor dan mobil 

TRIBUNSOLO.COM, BELANDA - Di desa kecil Giethoorn, Belanda, ketenangannya hampir seperti mimpi.

Di sana, tidak ada kendaraan bermotor sama sekali.

Bahkan, tidak ada jalanan untuk dilewati mobil atau motor.

Para penduduk lokal dan wisatawan yang mengunjungi Giethoorn, bergerak dengan cara yang 'tenang': menggunakan sepeda, perahu, atau berjalan kaki.

Tidak banyak yang bisa dilakukan di desa ini kecuali berjalan-jalan di antara rumah-rumah asri beratap jerami dan melintasi kanal labirin.

Sudah Ada Sejak Zaman Kolonial Belanda, Waduk Cengklik di Boyolali Tetap Eksis

Nama Giethoorn berasal dari abad ke-13, bermula dari kisah para petani yang kehilangan ternak kambingnya dalam peristiwa air bah 1170.

"Goat horn" atau "Geytenhoren" kemudian disingkat menjadi Giethoorn.

Nama itu melekat hingga sekarang.

Dan berabad-abad setelah banjir besar, air terus menentukan sejarah dan lanskap kehidupan desa tersebut.

Di dekat Taman Nasional De Weerribben-Wielden, para pemerhati satwa liar mendaki lahan basan dan alang-alang rumah untuk bertemu dengan berang-berang hingga burung kormoran besar.

Melihat Pesawat Terbang di Bandara Adi Soemarmo Solo, Destinasi Favorit Keluarga di Kala Senggang

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved