Garuda Indonesia: Mekanisme Distribusi Tiket Umrah Bagian dari Strategi Simplifikasi Model Bisnis

Perusahaan pelat merah Garuda Indonesia Airlines memberikan keterangan sehubungan tentang mekanisme distribusi tiket umrah yang diberlakukan saat ini.

Garuda Indonesia: Mekanisme Distribusi Tiket Umrah Bagian dari Strategi Simplifikasi Model Bisnis
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Maskapai Garuda Indonesia di Bandara Adi Soemarmo Surakarta 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perusahaan pelat merah Garuda Indonesia Airlines (GIA) memberikan keterangan sehubungan tentang mekanisme distribusi tiket umrah yang diberlakukan saat ini.

Dalam release-nya, Minggu (31/3/2019), Garuda Indonesia memastikan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari strategi simplifikasi model bisnis.

Di mana di klaim penerapannya lebih akuntabel, kompetitif dan selaras demand pasar.

Perpuhi Laporkan Garuda Indonesia Airlines ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha

Dengan model bisnis baru ini diharapkan kinerja maskapai akan lebih kompetitif melalui mekanisme penjuaan tiket yang lebih terintegrasi dan mengamankan pendapatan perusahaan.

Dan memastikan ketersediaan seat dan keberangkatan jemaah menjadi lebih terjamin.

Garuda Indonesia memastikan bahwa dengan kebijakan model bisnis ini end user dalam hal ini adalah jemaah umrah akan tetap mendapatkan harga yang kompetitif.

Model bisnis yang saat ini diterapkan oleh perusahaan dalam penjualan tiket penerbangan Umroh pada dasarnya merupakan common practice yang juga dilakukan oleh sejumlah maskapai penerbangan dunia, khususnya dalam menunjang akselerasi bisnis maskapai.

Perlu kiranya ditekankan bahwa dasar pemilihan mitra wholesaler yang menjadi bagian dari penerapan model bisnis baru ini dilakukan secara terbuka kepada seluruh rekanan dan memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.

Semua mitra juga diberikan kesempatan terbuka untuk menjadi wholesaler kedepannya.

Tiket Garuda Indonesia Diskon hingga 50 Persen untuk Seluruh Penerbangan Domestik

Lebih lanjut, mekanisme ini merupakan upaya tindak lanjut perusahaan dalam memastikan akses masyarakat terhadap layanan penerbangan Umroh tetap terjaga, menyusul temuan adanya penyelenggaraan Umrah yang tidak berizin dan merugikan calon jemaah.

Dalam berbisnis Garuda Indonesia selalu mengedepankan value mutual relationship bersama mitra travel agent dalam mengembangkan opportunity pengembangan bisnis yang baik bagi Garuda Indonesia dan travel agents.

Garuda Indonesia akan terus memonitor dan memastikan agar pola bisnis yang dilaksanakan tidak akan merugikan mitra travel agent maupun jemaah. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved