Pemilu 2019

Megawati: Golput Itu Pengecut!

Ketua umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sebut golput adalah tindakan pengecut.

Megawati: Golput Itu Pengecut!
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ketua umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sebut golput adalah tindakan pengecut.

Dia mengatakan hal seperti itu karena prihatin banyak warga Indonesia yang mulai acuh dengan negaranya, dan nilai-nilai sejarah bangsa.

"Ketika tanggal 17 Agustus 1945, seorang proklamator dan para pejuang memerdekan Indonesia, tapi sekarang banyak anak muda yang meremehkan, kalau sudah merdeka ya merdeka wae, ngopo kok dipikir."

"Coba pikirkan masa lalu ketika kita dijajah, yang berdiri disini bukan saya tapi wong londo, yang tidak memperlakukan manusia sebagai manusia sejati," katanya saat memberikan pidato politiknya di gor Pandawa Solo Baru, Minggu (31/3/2019).

Polres Sukoharjo Siapkan Pengamanan bagi Megawati dan Puan Maharani

Dia menambahkan, kepada para simpatisan, kader, dan masyarakat Indonesia untuk tidak golput saat pemilu nanti.

"Sebagai Warga Negara Republik Indonesia maka Jangan golput, golput itu pengecut, tidak punya pendirian."

"Kita masih punya harga diri, kita masih punya pendirian karena kita Warga Negara Indonesia," ucap Megawati.

Dia meminta warga Indonesia jangan kehilangan rasa cinta tanah airnya, dan selalu menjunjung tinggi rasa kesatuan, persatuan, dan toleransi.

"Jika mereka tidak bangga jadi Warga Indonesia, mau golput, terus mereka itu hidup di mana, hidup di tanahnya siapa," katanya.

Inilah Resep Sehat dan Stamina Prima Jokowi yang Diracik Khusus oleh Iriana

Kampanye terbuka ini merupakan kampanye terbuka perdana PDI Perjuangan.

Megawati menghadiri acara ini bersama putrinya yang juga menjabat sebagai ketua DPP PDI P, Puan Maharani.

Acara ini dihadiri 12.200 orang simpatisan dan kader PDI P dari Solo Raya, Semarang, dan Yogyakarta. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved