OJK dan ISEI Dorong Semangat Bisnis Generasi Milenial untuk Bertahan di Era Industri 4.0

Pengguna kemajuan teknologi digital di Indonesia saat ini mencapai 150 juta orang, atau dapat dikatakan mayoritas pada generasi milenial

OJK dan ISEI Dorong Semangat Bisnis Generasi Milenial untuk Bertahan di Era Industri 4.0
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Seminar nasional Tantangan dan Peluang Bisnis Bagi Generasi Milenial, Era Revolusi Industri 4.0 di Swiss Bellin Saripetojo Hotel Solo, Selasa (2/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengguna kemajuan teknologi digital di Indonesia saat ini mencapai 150 juta orang, atau dapat dikatakan mayoritas pada generasi milenial.

"Hal inilah yang mendasari kami untuk ambil andil dalam mendorong semangat berwirausaha para milenial ini, sehingga mampu menciptakan sentra perekonomian mandiri," terang Plh Kepala OJK Solo, Triyoga Laksito, kepada awak media saat ditemui dalam acara seminar nasional Tantangan dan Peluang Bisnis Bagi Generasi Milenial, Era Revolusi Industri 4.0 di Swiss Bellin Saripetojo Hotel Solo, Selasa (2/4/2019).

Triyoga pun juga menyampaikan Keynote Speech Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso yang berhalangan hadir.

Bupati Sukoharjo Lantik 61 Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia

Disebutkan, dalam keynote speech perkembangan teknologi tidak bisa dibendung, hampir semua lini usaha akan mengalami perubahan yang signifikan.

Mulai dari transportasi, ritel, pabrik, dan hingga sektor keuangan.

Seperti digital banking, investasi, asuransi, finansial Technology (fintech), dan uang elektronik.

Dan peluang tersebutlah yang seharusnya ditangkap para generasi milenial untuk terus dikembangkan menjadi bentuk usaha.

"Karena kemudahan teknologi akan mendorong UMKM untuk tumbuh lebih tinggi," imbuhnya.

Damkar Kota Solo Akan Tambah Jumlah Pos Pemadam Kebarakan

Sementara itu dalam seminar tersebut OJK bersinergi dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI).

Ketua ISEI Surakarta, Bambang Setiaji, menambahkan generasi milenial di Kota Surakarta, Jawa Tengah, harus terus didorong untuk memafaatkan peluang bisnis yang kian terbuka di era revolusi industri 4.0.

"Industri 4.0 merubah dunia bisnis"

"Bila dulu untuk memulai bisnis orang memerlukan modal dan aset yang besar, sekarang tidak lagi, orang bisa memulai bisnisnya tanpa aset," imbuhnya.

Sehingga akan lebih efektif serta efisien, karena tak perlu modal yang besar. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved