Polisi Beberkan Alasan Menilang Puluhan Motor Berknalpot Brong Milik Peserta Kampanye di Solo

Polresta Solo membeberkan alasannya melakukan penilangan puluhan sepeda motor berknalpot brong milik para peserta kampanye terbuka di Solo.

Polisi Beberkan Alasan Menilang Puluhan Motor Berknalpot Brong Milik Peserta Kampanye di Solo
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, Senin (1/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polresta Solo membeberkan alasannya melakukan penilangan puluhan sepeda motor berknalpot brong milik para peserta kampanye terbuka di Solo.

Menurut Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, penilangan sepeda motor yang melanggar aturan itu, tercatat ada puluhan unit selama satu hari saja kampanye terbuka.

"Yang ditilang salah satunya berpotensi provokasi melalui suara knalpot dan ancaman kecelakaan yang fatal," kata dia kepada TribunSolo.com saat ditemui di Keraton Kasunanan Surakarta, Senin (1/4/2019). 

Namun lanjut Ribut, tidak semua peserta berknalpot brong pada hari itu ditilang karena ada berbagai alasan yang mendasarinya.

Kisah Warga Berebut Uang Koin dari Raja Keraton Surakarta yang Dipercaya Membawa Berkah

"Kan tidak semuanya, kamu tidak bisa melarang untuk tidak berkampanye di saat rapat umum tersebut," terang dia.

"Tetapi kami tegaskan, agar mengikuti aturan dan tidak melanggar lalu lintas," jelasnya menegaskan.

Pihaknya menambahkan, polisi terus memberikan pengertian kepada para satgas hingga koordinator untuk melarang anggotanya mengganti knalpot kendaraannya dengan knalpot brong.

"Tim kampanye bisa berikan pemahaman dan berperan aktif lagi menekankan pada anggotanya saat kampanye," tuturnya.

"Kemudian bagi yang ditilang bisa diambil asalkan membawa knalpot asli dan dipasang di kantor polisi," ungkap dia. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved