Romahurmuziy Ditangkap KPK

Ditanya soal Penyakit yang Diderita Romahurmuziy, Ini Jawaban Sang Pengacara

Pengacara dari Romy--sapaan Romahurmuziy, Maqdir Ismail mengaku tidak mengetahui penyakit yang diderita kliennya.

Ditanya soal Penyakit yang Diderita Romahurmuziy, Ini Jawaban Sang Pengacara
Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com
Romahurmuziy atau Rommy usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama (Kemenag), Sabtu (16/3/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Muhamammad Romahurmuziy kembali menerima perawatan KPK. Kali ini eks Ketua Umum PPP itu sampai harus dilarikan ke Rumah Sakit Polri karena sakit yang dideritanya.

Pengacara dari Romy--sapaan Romahurmuziy, Maqdir Ismail mengaku tidak mengetahui penyakit yang diderita kliennya.

"Dia ke rumah sakit karena sakit. Saya tidak tahu secara persis sakitnya, karena tidak sempat bicara dengan dokter," kata Maqdir kepada Tribunnews.com, Kamis (4/4/2019).

Maqdir menjelaskan, dokter yang dimaksud adalah dokter KPK dan dokter RS Polri.

Dirawat di Rumah Sakit, Penahanan Romahurmuziy Dibantarkan

Seakan tidak ingin berbicara lebih banyak, ia hanya menyarankan wartawan untuk bertanya ke KPK.

"Lebih baik tanya KPK saja. Karena Pak Romy itu tahanan KPK lebih baik ditanya ke KPK," tukasnya.

Diketahui, anggota Komisi XI DPR tengah dalam proses pembantaran atau penangguhan masa penahanan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menerangkan, Romy dibantarkan karena mengeluh sakit.

Saat ini Romy sedang berada di RS Polri untuk menjalani perawatan.

"Sejak 2 April dia di RS Polri. Karena dia membutuhkan rawat inap di luar KPK. sehingga yang bersangkutan dibantarkan. selama pembantaran tersebut tidak dihitung masa penahanan," jelas Febri di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Halaman
12
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved