Kurun Waktu Dua Minggu Terjadi Dua Kecelakaan di Keboan Ampel Boyolali, Pengendara Diimbau Waspada

Pengendara diminta lebih waspada saat melewati turunan atau tanjakan tajam di Jalan Raya Solo-Semarang kawasan Keboan, Kecamatan Ampel, Boyolali.

Kurun Waktu Dua Minggu Terjadi Dua Kecelakaan di Keboan Ampel Boyolali, Pengendara Diimbau Waspada
TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi
Turunan tajam di Jalan Raya Solo-Semarang kawasan Keboan, Kecamatan Ampel, Boyolali, Kamis (4/4/2019).  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pengendara diminta lebih waspada saat melewati turunan atau tanjakan tajam di Jalan Raya Solo-Semarang kawasan Keboan, Kecamatan Ampel, Boyolali.

Kanitlaka, Ipda Utomo mewakili Kasatlantas Polres AKP Febriani Aer mengungkapkan, belum ada dua minggu ini sudah ada kecelakaan di jalan tanjakan dan turunan tajam tersebut.

Selain kecelakaan beruntun sejumlah truk pada Kamis (4/4/2019), ada kecelakaan bus Agra Mas dengan truk sopir truk, Sabtu (23/3/2019).

"Kami minta lebih waspada, karena hujan jalanan licin," harap dia ditemui saat evakuasi di Jalan Raya Solo-Semarang kawasan Keboan, Kecamatan Ampel, Boyolali, Kamis (4/4/2019).

Hujan Deras, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Turunan Tajam Jalan Raya Solo-Semarang di Ampel Boyolali

Lebih lanjut dia menambahkan, saat musim hujan seperti ini pengendara lebih baik berhati-hati saat melintas di jalanan yang menanjak atau menurun tajam tersebut.

"Petugas di lapangan setiap saat patroli di kawasan itu," terang dia.

Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di turunan tajam Jalan Raya Solo-Semarang kawasan Keboan, Kecamatan Ampel, Boyolali, Kamis (4/4/2019).

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kecelakaan pertama menimpa truk Isuzu bernomor polisi (nopol) B-9626-WCB yang membawa onderdil kendaraan bermotor.

Saat itu truk yang dibawa oleh sopir, warga Kabupaten Batang, Wahyu Wahyono (49) tergelincir pukul 03.00 saat hujan deras sehingga menerjang papan pembatas.

"Jalanan licin, saat itu truk oleng, saya banting ke kiri menghantam pembatas jalan," ujar dia.

"Beruntung tidak ada kendaraan, jadi ya udah saya menunggu polisi," tuturnya menegaskan.

Bus Sugeng Rahayu Kecelakaan di Jalan Ngawi-Solo: Terjun ke Sungai, 2 Meninggal Dunia, Belasan Luka

Namun saat polisi datang sekitar pukul 05.00, ternyata dari arah barat (Semarang) di tanjakan Keboan itu, ada truk tronton bernopol H-1820-BH yang membunyikan klakson kencang.

"Saat itu sudah ada Pak Polisi mau menolong, eh truk tronton meluncur kencang karena rem blong," ungkap Wahyu.

"Mobil unit penanganan kecelakaan milik Polres Boyolali ikut tertabrak," jelasnya. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved