Cerita Polwan Cantik Pengendara Moge Patwal Capres dan Cawapres Ditantang Kapolri Tunjukkan Keahlian

Usai membawa moge ke tengah lapangan, Bripda Raras pun mengaku tidak menyangka diperintah langsung oleh atasannya.

Cerita Polwan Cantik Pengendara Moge Patwal Capres dan Cawapres Ditantang Kapolri Tunjukkan Keahlian
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Bripda Raras menunjukkan keahliannya mengendarai moge saat ditantang langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam Apel Gabungan Pengamanan Pemilu 2019 di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Adi Soemarmo Solo, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Ada kesan yang tidak terlupakan dalam diri Bripda Raras Bekti saat Apel Gabungan Pengamanan Pemilu 2019 di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Adi Soemarmo Solo, Jumat (5/4/2019).

Polisi wanita (Polwan) dari Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Jateng itu, 'ditantang' langsung oleh atasannya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Lapangan Dirgantara, Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Colomadu, Karanganyar.

Ya, Bripda Raras yang berparas cantik itu, menjadi salah satu dari puluhan 'polisi khusus' pengendara motor gede (moge) untuk pengamanan dan pengawalan VIP capres dan cawapres 01 serta 02 dalam Pemilu 2019.

Saat itu Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Tito Karnavian bertanya, apakah bisa membawa moge tersebut.

Panglima TNI dan Kapolri Tanya Acak Ribuan Personel TNI-Polri Demi Netralitas dalam Pemilu 2019

Lantas, Kapolri Tito meminta Bripda Raras untuk test drive dan menjalankan moge yang memiliki kecepatan 1.800 CC.

"Tes, coba hidupin dan dijalankan," pinta Kapolri Tito mengecek anggotanya.

Usai membawa moge ke tengah lapangan, Bripda Raras pun mengaku tidak menyangka diperintah langsung oleh atasannya.

"Deg-degan, karena di hadapan Pak Kapolri," tutur dia dengan suara bergetar.

Brenton Tarrant, Teroris di Masjid Selandia Baru Jalani Pemeriksaan Kejiwaan sebelum Sidang

Untuk menjalankan motor seberat 350 kilogram, Bripda Raras harus belajar dengan teori dan teknik mengendarainya melalui ahlinya atau instruktur di Sat PJR Ditlantas Polda Jateng.

Halaman
12
Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved