Kanwil DJP Jateng II Terus Imbau Wajib Pajak Badan untuk Bayar Pajak Tepat Waktu

Berdasarkan data per 1 April 2019, dari 62.776 WP Badan yang wajib melaporkan SPT Tahunan, baru tercapai 30 persen atau 18.770 SPT.

Kanwil DJP Jateng II Terus Imbau Wajib Pajak Badan untuk Bayar Pajak Tepat Waktu
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kepala Kanwil DJP Jateng II, Rida Handanu, kepada awak media, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menjelang batas akhir pelaporan SPT Tahunan untuk Wajib Pajak (WP) Badan pada April 2019 ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah (Kanwil DJP Jateng) II terus mengimbau Wajib Pajak (WP) Badan untuk tepat waktu pembayaran pajak.

"Karena sampai saat ini angka SPT tahunannya  baru mencapai 30 persen," ujar Kepala Kanwil DJP Jateng II, Rida Handanu, kepada awak media, Jumat (5/4/2019).

Pihaknya menyebut pelaporan kewajiban perpajakan WP Badan tersebut jatuh tempo pada tanggal 30 April 2019. 

Berdasarkan data per 1 April 2019, dari 62.776 WP Badan yang wajib melaporkan SPT Tahunan, baru tercapai 30 persen atau 18.770 SPT.

Untuk kota Solo sendiri terpantau paling rendah pencapaian targetnya dibanding wilayah lain.

Pelaporan SPT baru mencapai 13 persen atau 648 WP Badan yang melapor dari 5.136 WP Badan yang wajib lapor SPT.

Kanwil DJP Jateng II: Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak pada 2019 Meningkat

Masih rendahnya capaian target ini, kata Rida, karena faktor WP Badan banyak yang mengaku belum siap.

Bahkan minta perpanjangan SPT dengan alasan sedang proses audit dan alasan lain.

Dengan perpanjangan pelaporan SPT maksimum 6 bulan sehingga bulan September baru WP Badan memasukkan laporan SPT.

Ia berharap tidak semua WP Badan meminta perpanjangan SPT sehingga bisa melaporkan pada bulan april ini. 

Selain itu untuk sanksi berupa denda ditetapkan sebesar Rp 1 juta bila WP Badan tidak melapor atau terlambat melaporkan kewajibannya.

Mengetahui target perolehan pajak tahun ini ditetapkan sebesar Rp 13,979 triliun dan baru tercapai Rp 2,307 triliun atau 16,5 persen.

Bila dibandingkan triwulan pertama pada tahun 2018, capaian tersebut tumbuh 11,11 persen yang di angka Rp 2,076 triliun. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved