Laju Harga Bawang di Solo Diprediksi Stabil Saat Periode Ramadan 2019

Sejak Februari 2019 hingga saat ini pergerakan harga volatile food komoditas bawang putih ini terpantau terus merangkak naik.

Laju Harga Bawang di Solo Diprediksi Stabil Saat Periode Ramadan 2019
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Ilustrasi bawang putih 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Solo memprediksi laju harga komoditas bawang putih dan bawang merah akan stabil saat periode Ramadan 2019 nanti.

"Dari sisi distributor besar bawang putih, optimis saat Ramadan nanti harga bawang putih akan normal dan stabil," kata Kepala Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi (SPPURLA) BI Surakarta, Bakti Artanta, kepada awak media, Sabtu (6/4/2019).

Pihaknya mengatakan sejak Februari 2019 hingga saat ini pergerakan harga volatile food komoditas bawang putih ini terpantau terus merangkak naik.

Selama ini 90 persen bawang putih yang beredar di Indonesia merupakan impor dari China.

Singgung Banyaknya Kartu, Sandiaga Uno : Dompetnya Tebal Atau Tipis, Isinya Kartu Apa Uang?

Karena komoditas impor tersebutlah yang menjadikan harganya fluktuatif, dan terpantau terus merangkak naik saat ini.

"Sementara, bawang merah, yang juga terpantau mengalami kenaikan harga, dipengaruhi oleh menipisnya stok karena minimnya hasil produksi akibat cuaca," imbuhnya.

Bahkan sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solo, komoditas tersebut berandil besar dalam inflasi Kota Solo sejak periode awal tahun.

Harga bawang putih melonjak sebesar 30,25 persen dan bawang merah naik 24,03 persen.

Seminggu Pisah dari Evi Masamba, Arif Hajrianto Tulis Gombalan : Rindumu Mengelilingiku

Akibatnya, Kota Solo mengalami inflasi di angka 0,29 persen di bulan Maret 2019.

Padahal sempat mengalami deflasi hingga 0,11 persen pada bulan Februari 2019.

"Maka dari itu upaya dari kami juga, dengan mengintervensi pasar dengan menggelar pasar murah bawang akan diadakan Minggu 7 April 2019 di Plasa Sriwedari saat Car Free Day. Dilanjutkan Pasar Mirunggan Bawang di Pasar Gede dan Pasar Nusukan pada tanggal 8-12 April 2019, "katanya.

Dengan pemberian subsidi Rp 3000 rupiah pada setiap pembelian bawang merah pun bawang putih dengan maksimal pembelian 1 kilogram (kg).

Penjelasan Dishub Sukoharjo Soal Aturan Larangan Merokok Saat Berkendara

Agenda tersebut terselenggara atas sinergi TPID Kota Solo dengan Perumda PAU “Pedaringan” Solo,  Bulog Subdivre III Solo, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) Cabang Sragen, distributor bawang putih/merah di Pasar Legi dan Perbankan. 

"Harapannya setelah april 2019 dan saat Ramadan 2019 nanti dua komoditas tersebut harganya akan stabil, kami terus lakukan sinergi, dan upaya untuk menjaga ini," tutupnya. (*) 

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved