Sebanyak 10 KK di Kelurahan Nusukan Solo Tolak Pedagang Pasar yang Buang Limbah di Saluran Air

Ketua RT 3, Nusukan, Joko Mulyono membeberkan bahwa sebanyak 10 KK di wilayahnya menolak keberadaan 3 pedagang yang membuang limbah di saluran air.

Sebanyak 10 KK di Kelurahan Nusukan Solo Tolak Pedagang Pasar yang Buang Limbah di Saluran Air
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Petugas DLH dan satpol PP saat mendatangi ketua Joko Mulyono di kediamannya, Solo, Senin (8/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua RT 3, RW 16, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Joko Mulyono, membeberkan bahwa sebanyak 10 KK di wilayahnya menolak keberadaan 3 pedagang yang membuang limbah di saluran air.

"Yang menolak itu total ada 10 KK di wilayah saya," katanya Senin (8/4/2019) siang.

"Bukan hanya tempatnya tapi baunya, baunya sampai mana-mana, daerah sini sering kena baunya dan itu kotorannya masuk ke selokan," katanya.

Pedagang Ikan di Nusukan Solo yang Buang Limbah ke Saluran Air Bersedia Buat Resapan

Dirinya membeberkan, karena masalah bau tersebut warga datang dan melaporkannya ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Satpol PP.

Sehingga petugas DLH dan Satpol PP harus datang ke lapangan untuk berdialog dengan warga.

Menurut Joko, warga sekitar meminta ketiga pedagang tersebut untuk berpindah tempat.

"Warga minta supaya pindah dari tempat ini sedangkan DLH punya alternatif bagaimana kalau dibuat penampungan bak," katanya.

"Ya menyelesaikan tapi saya tidak tahu apa warga setuju dengan cara itu," katanya.

Penolakan tersebut terjadi karena saat musim kemarau, bau amis akibat limbah tersebut semakin terasa.

"Kalau musik kemarau sangat menganggu karena bau sekali, kalau hujan agak mendingan," katanya.

Warga di Kelurahan Nusukan Solo Keluhkan Bau Limbah Ikan Para Pedagang, DLH Turun Tangan

Dalam sidak yang dilakukan, petugas menanyakan ijin usaha, permasalahan yang dihadapi pengelola hingga mempertanyakan pembuangan limbah dalam usaha tersebut.

Hal tersebut untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut terkait limbah yang dikeluhkan warga terhadap pengelola.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved