Pilpres 2019

Lihat Peti Mati Bertulis 'Kubur Hoax & Sara', Jokowi Sebut Ia dan Maruf Amin Didera 3 Kabar Bohong

Jokowi membeberkan ada tiga kabar bohong (hoaks) yang menerjang dirinya dan cawapres, Kiai Ma'ruf Amin.

Lihat Peti Mati Bertulis 'Kubur Hoax & Sara', Jokowi Sebut Ia dan Maruf Amin Didera 3 Kabar Bohong
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Pendukung dari aliansi tukang kubur membawa peti mati bertulis 'Kubur Hoax dan Sara' saat kampanye akbar capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) di Stadion Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (9/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) membeberkan ada tiga kabar bohong (hoaks) yang menerjang dirinya dan cawapres, Kiai Ma'ruf Amin.

"Jangan sampai masyarakat Solo terkaget-kaget ada hoaks, ada kabar bohong dan kabar fitnah," ungkapnya saat kampanye di Stadion Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (9/4/2019).

"Kita harus kubur hoaks, sama seperti ini," tuturnya menegaskan semberi menunjuk pendukung dari aliansi tukang kubur yang membawa peti mati bertulis 'Kubur Hoax dan Sara' di tengah puluhan ribu orang.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, tiga kabar bohong yang menerjang dirinya yakni, jika Jokowi-Ma'ruf menang pendidikan agama akan dihapus, perkawinan sejenis diperbolehkan dan azan akan dilarang.

Panggung Orasi Jokowi Langsung Dibongkar demi Persiapan Kampanye Prabowo di Solo

"Hati-hati itu kabar bohong, kita harus berani melawan," ungkapnya.

"Cawapresnya aja Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), masak azan dilarang, bohong!," jelas dia menekankan.

Masyarakat menurut Jokowi, harus berani melawan hingga meluruskan kabar bohong yang saat ini digaungkan dari pintu ke pintu.

"Kalay tetangga kita ada yang dapat berita bohong, luruskan dan benarkan," tuturnya.

Persiapan Kampanye Akbar Prabowo di Solo, Sejumlah Orang Mulai Bersihkan Stadion Sriwedari

"Jangan sampai kena isu fitnah dari pintu ke pintu," papar dia.

Adapun pembuat peti mati itu, Katimin (50) mengaku, pembuatan itu atas inisiasi Antar Lintas Sarean atau Kuburan.

"Kami hanya menekankan, ayo bersama melawan hoaks," jelasnya.

"Kita para penggali makam, makanya ingin mengubur hoaks yang menimpa Pak Jokowi," harap dia. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved