Romahurmuziy Ditangkap KPK

Romahurmuziy Ajukan Gugatan Praperadilan kepada KPK

Romy merupakan salah satu tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019.

Romahurmuziy Ajukan Gugatan Praperadilan kepada KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Umumm PPP Romahurmuziy atau yang akrab disapa Romy keluar gedung KPK Jakarta memakain rompi tahanan usai diperiksa oleh penyidik, Sabtu (16/3/2019). Romahurmuziy ditahan oleh KPK usai ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan suap seleksi jabatan di Kementerian Agama. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Surat dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait permohonan praperadilan yang diajukan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romy sudah diterima Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Romy merupakan salah satu tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019.

"KPK menerima surat dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait dengan praperadilan yang diajukan oleh pemohon M Romahurmuziy untuk jadwal persidangan 22 April 2019 ini," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2019), dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Kata Febri, KPK bakal mempelajari lebih lanjut permohonan praperadilan yang diajukan Romy tersebut.

Kasus Suap Romahurmuziy, KPK Panggil Sekjen DPR dan Staf Khusus Menteri Agama

"KPK pasti akan menghadapi praperadilan tersebut, apalagi kami yakin dengan proses tangkap tangan yang dilakukan, bukti-bukti yang ada, dan juga proses di penyidikan yang sudah dilakukan," ucapnya.

Sedangkan, Febri mengatakan, untuk status tersangka Romy, saat ini masih dalam pembantaran di Rumah Sakit Polri karena masih dalam keadaan sakit.

"Sampai hari ini belum kembali ke rutan karena masih dalam pembantaran tahanan di RS Polri."

"Nanti kami menunggu hasil dari pihak dokter terkait dengan status lebih lanjut," ujarnya.

Tujuh Kendaraan Berknalpot Brong Milik Pendukung Capres Diamankan Satlantas Polres Sukoharjo

Saat dikonfirmasi soal sakit apa yang dialami Romy, dia menyatakan bahwa hal tersebut bukan domain dari KPK.

"Itu domain pasien dan dokternya."

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved