Setelah Menunggu Bertahun-Tahun, Pemkot Solo Akhirnya Akuisisi Lahan dan Bangunan Bank Danamon

Bank Danamon seara resmi menyerahkan aset miliknya kepada Pemkot Solo, Selasa (9/4/2019) siang.

Setelah Menunggu Bertahun-Tahun, Pemkot Solo Akhirnya Akuisisi Lahan dan Bangunan Bank Danamon
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat menadatangani surat keputusan, Solo, Selasa (9/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Setelah menunggu bertahun-tahun, akhirnya lahan dan bangunan Bank Danamon di sisi barat Benteng Vastenburg berhasil diakuisisi Pemkot Solo.

Akusisi tersebut terjadi usai manajemen Bank Danamon seara resmi menyerahkan aset miliknya kepada Pemkot Solo, Selasa (9/4/2019) siang.

Sebelumnya, kantor tersebut sudah 20 tahun lebih digunakan pihak bank.

Dalam serah terima aset tersebut hadir, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Solo, Yosca Herman.

"Sekarang berada di wilayah cagar budaya, kami harap penyerahan bangunan dan gedung ini bisa mendukung pertumbuhan pariwisata," kata Direktur Bank Danamon Herry Hykmanto, di BDI Urip Sumoharjo, Selasa (9/4/2019) siang.

Prabowo Sebut Satu-persatu Tokoh yang Hadir Kampanye di Solo, di Antaranya AHY hingga Amien Rais

"Serta membantu pelestarian salah satu ikon sejarah di Kota Solo," imbuhnya.

Sebelum memutuskan untuk menyerahkan aset tersebut, pihak manajemen telah memindahkan operasional ke kantor baru di Jalan Urip Sumoharjo.

Sehingga kantor tersebut sudah tak difungsikan.

Bangunan tersebut berukuran 1.764 meter persegi serta berlokasi di antara dua lahan Vastenburg yang kini sudah dikelola Pemkot Solo.

Targetkan Temuan 1.140 Penderita TBC, Pemkot Solo Lakukan Ketuk Pintu Proaktif ke Warga

Di sisi utara bank, terdapat area parkir yang dikerjasamakan Pemkot Solo dengan pihak ketiga.

Adapun di sisi selatan telah dikembangkan Pemkot Solo menjadi kawasan kuliner Gladag Langen Bogan (Galabo).

Seperti diketahui, lahan Vastenburg terdiri dari sembilan HGB dan sebagian diantaranya sudah dikelola Pemkot atas izin pemilik.

Pengelolaan tersebut dilakukan sebagai upaya akuisisi Vastenburg sebagai kawasan cagar budaya, sesuai Perda Nomor 1/2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved