Grup yang Sering Sebar Hoaks di Facebook Bakal Kena Sanksi Khusus

Facebook terus melakukan upaya untuk membenahi reputasinya sebagai platform sarang hoaks.

Grup yang Sering Sebar Hoaks di Facebook Bakal Kena Sanksi Khusus
KOMPAS.com
Ilustrasi Facebook Mobile. 

TRIBUNSOLO.COM - Facebook terus melakukan upaya untuk membenahi reputasinya sebagai platform sarang hoaks.

Upaya terbarunya menyasar laman grup-grup Facebook yang kerap membagikan hoaks dan informasi keliru, terlebih menjelang musim pemilu di berbagai negara.

Laman grup yang ketahuan rajin menyebar hoaks akan "dihukum", dengan membatasi sebaran informasinya di lini masa Facebook.

Perubahan itu cukup penting, untuk mencegah hoaks yang tersebar lebih luas, setidaknya di platform Facebook.

Sri Widowati Resmi Mundur dari Jabatan Direktur di Facebook Indonesia

Jejaring sosial raksasa tersebut juga akan menyortir urutan berita, mulai dari yang sangat penting secara umum hingga berita populer.

Cara ini kurang lebih sama dengan yang dilakukan Google dalam memberikan hasil pencarian.

Apabila situs sering ditautkan ke situs lain, sistem akan menganggap sumber tersebut terpercaya.

Cara ini disebut akan memudahkan Facebook untuk memberitahu penggunanya apakah penerbit yang merilis berita adalah sumber terpercaya atau tidak.

PM Selandia Baru Meminta Facebook untuk Segera Hapus Seluruh Video Aksi Teror di Selandia Baru

Facebook juga melakukan beberapa perubahan untuk cek fakta berita dengan menyertakan "Trust Indicators" dari The Trust Project, sebuah konsorsium dari penerbit berita yang mengawal faktualitas berita online.

Tak cuma di linimasa, Facebook juga melakukan beberapa perubahan di Messenger.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved